H. Bustasar : ‘’Tiba Kemenag Kaur, Jiwa dan Hati Kami Menjadi Tenang’’

H. Bustasar : ‘’Tiba Kemenag Kaur, Jiwa dan Hati Kami Menjadi Tenang’’

KAUR (INMAS) – Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd kembali membagikan Surat Keputusan  (SK) Penyuluh Agama Islam (PAI) Non ASN. Setelah di Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan, kali ini Bustasar membagikan sebanyak 122 PAI di lingkungan Kemenag Kabupaten Kaur.

Didampingi Ketua DWP Hj. Sukmawati, S.Ag, Bustasar juga sekaligus menyerahkan buku manasik haji dan memberikan pembinaan kepada ASN dan non ASN, dalam menciptakan kerja yang baik dan sukses menuju New Normal di masa darurat Covid-19. SK dibagikan secara simbolis. 122 tersebut, terdiri dari 31 orang laki-laki, dan 91 orang perempuan, yang tersebar di 15 Kecamatan se-Kabupaten Kaur.

Di Kabupaten Kaur, Kakanwil Kemenag merasa haru dan bangga. Karena setiba di kantor itu, Bustasar dan rombongan disambut dengan lantunan shalawat dari keluarga besar Kemenag Kabupaten Kaur. ‘’Sehingga membuat Jiwa dan hati kami ini menjadi tenang,’’ kata Bustasar

Dia juga mengaku bahagia melihat warga Kemenag Kaur segar-segar, indah-indah bunganya, serta bersih lingkungan kantornya. ‘’Ini menandakan hati yang bersih dan tulus dari Bapak-Ibu sekalian,’’ puji Bustasar yang disambut tepuk tangan hadirin undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, kata Bustasar, meskipun Kaur jauh berada dari Ibukota Provinsi. Namun dia meminta untuk terus mempertahankan prestasi. Serta tingkatkan kinerja, dengan diawali dengan niat yang ikhlas. ‘’Kota boleh jauh dari ibukota Provinsi. Tetapi kualitas jangan sampai kalah dengan daerah lain,’’ pesan nya.

Diakhir penyampaiannya, Bustasar mengharapkan agar warga Kemenag Kaur untuk membantu pemerintah dengan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga pola hidup sehat, di era menuju new normal covid-19.

‘’Negara ini meminta bantuan dari Bapak-ibu sekalian. Karena tidak cukup dengan anggota TNI, Polri maupun gugus tugas serta petugas kesehatan. Tetapi kita-kita semua, harus membantu mereka dengan ikut mengajak masyarakat menjaga kesehatan melalui prosedur protocol kesehatan,’’ pesan Bustasar.  

Karena diketahui bahwa virus corona memang sudah berkurang. Tetapi belum berakhir, karenanya dengan kekuatan doa serta menjaga kesehatan. Dia menyakini badai ini pasti akan berlalu.

‘’Jagalah dirimu baik-baik. Selamatkan keluarga kita, masyarakat kita. Dan yang terpenting mari kita berdoa, semoga pejuang-pejuang covid 19 yang sudah meninggal dunia diterima disisi Allah SWT. Begitujuga mereka yang saat ini sedang berjuang, mari kita juga doakan semoga dilindungi oleh Allah, SWT,’’ demikian Bustasar. (Tatang)

Bagikan :