Kepala MTsN 2 Mukomuko Ikuti Diklat Subtantif Mapel UAMBN Fikih

Kepala MTsN 2 Mukomuko Ikuti Diklat Subtantif Mapel UAMBN Fikih

Mukomuko (Inmas) -- Sebanyak 30 orang guru dari berbagai propinsi se-Indonesia mengikuti Diklat Suntantif Mata pelajaran UAMBN Angkatan V Mapel Fikih. Dari 30 orang peserta diklat diantaranya adalah Ka. MTsN 2 Mukomuko sebagai perwakilan propinsi bengkulu untuk mata pelajaran Fikih.

            Diklat yang dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan Dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Kementerian Agama Pusat yang terletak di Tanggerang selatan Ciputat telah mengundang peserta dari berbagai propinsi se-Indonesia untuk mengikuti Diklat sesuai dengan bidang studi masing-masing.

            Dimulai dari tanggal 25 Oktober 2017 s/d 05 Nopember 2017 dengan jadwal yang padat, peserta diklat mampu untuk mengikuti diklat dengan baik di bawah bimbingan para instruktur yang didatangkan dari berbagai instansi, diantaranya dari Widya Iswara Pusdiklat Kementerian Agama sendiri, dari Guru Madrasah yang menjadi penulis dan perancang soal UAMBN dan tenaga ahli lainya.

            Selama pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) selain mengikuti materi di PUSDIKLAT untuk mempelajari rangkaian pembuatan soal UAMBN seperti menganalisis soal UAMBN tahun 2017, menganalisis SKL UAMBN 2018, memprediksi soal UAMBN 2018, membuat soal prediksi soal UAMBN 2018,  peserta juga diberi tugas untuk langsung ujicoba soal yang dibuat di MTsN 3 Bogor dengan dua sesi yaitu simulasi soal UAMBN 2018 ke siswa yang diasumsikan nilai UAMBN nya rendah pada sesi pertama, kemudian pada sesi kedua kepada siswa yang diasumsikan nilai UAMBN nya tinggi.

            Dalam kesempatan itu Ka. MTsN 2 Mukomuko Bpk. Muhsinun, M.Pd.I juga ikut serta dalam kegiatan simulasi Soal UAMBN 2018 dan menjadi juru bicara kelompok 3 dalam laporan hasil simulasi tersebut. Dalam laporanya Muhsinun menyampaikan hasil Ujian siswa dan analisis ketercapaian nilai UAMBN siswa Serta analisis butir soal denga hasil masih di bawah standar yang diharapkan yaitu untuk kelas asumsi nilai rendah memperoleh nilai rata-rata 50,00 dan pada siswa asumsi nilai UAMBN tinggi dengan nilai rata-rata 56,00.

            Setelah selesai simulasi pesrta diklat membuat laporan hasil simulasi pada panitia, mengerjakan soal ujian akhir diklat dan akhirnya diklat ditutup pada hari minggu 05 Nopember 2017 dengan hasil Diklat Subtantif Mapel UAMBN angkatan V Mapel Fikih LULUS 100?ngan nilai tertinggi 90,00 dan terendah 86,00. Hal ini tidak diikuti oleh peserta pada Diklat Subtantif Mapel UAMBN angkatan IV Mapel Akidah Akhlak yang harus tidak meluluskan peserta karena tidak mencapak nilai yang disetandarkan yaitu minimal 76.00. (tisna).

Bagikan :