Gelar TOT, Setjen MPR-RI Gandeng Kanwil Kemenag Bengkulu

Gelar TOT, Setjen MPR-RI Gandeng Kanwil Kemenag Bengkulu
Bengkulu (Informasi dan Humas) 22/3 - Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Training of Trainers (TOT) sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika), Setjen MPR-RI gandeng Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu untuk melaksanaan kegiatan tersebut, Kamis. Kegiatan TOT itu dibuka langsung oleh Wakil Ketua MPR-RI, Lukman Hakim Saifuddin bertempat di Hotel Santika Kota Bengkulu yang juga dihadiri oleh rombongan dari MPR-RI, Sekda Provinsi Bengkulu,Drs. H. Asnawi A Lamat, M.Si, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, Plh.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs.H.Ramlan A Karim, M.HI, para ketua organisasi islam di Provinsi Bengkulu serta peserta acara TOT sebanyak 100 orang yang terdiri dari Guru PKN, Dosen PT negeri dan swasta, dan Para pimpinan organisasi keaagamaan di Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Sekda Provinsi Bengkulu yang mewakili Gubernur Bengkulu mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan dari MPR-RI yang sudah berkenan turun langsung ke Provinsi Bengkulu dalam rangka mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. "Saya kira hal semacam ini sangat langka, dan alhamdulilah saat ini bapak ibu dari MPR-RI sudah berkenan hadir disini dan langsung dapat melihat kondisi Provinsi Bengkulu," ujarnya. Ia juga berpesan kepada peserta sosialisasi TOT untuk mengikuti acara yang digelar selama empat hari tersebut (20-24 Maret 2013) dengan baik, sehingga ilmu yang didapatkan dalam acara TOT dapat memberikan manfaat dan pemahanan khususnya pada diri sendiri dan orang lain secara umum. Sementara itu, dalam sambutannya, wakil ketua MPR-RI, Lukman Hakim Saifuddin memaparkan bahwa negara Indonesia adalah negara yang besar, dengan ribuan pulaunya yang membentang dari sabang sampai meraoke, menurutnya dengan luas wilayah yang membentang tersebut, Indonesia adalah satu negara terbesar di dunia dengan berbagai keberagamannya. Terkait dengan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang diselenggarakan oleh MPR RI adalah sebagai upaya untuk kembali memberikan pemahanan akan kerangka dari tujuan dari kehidupan berbangsa dan bernegara itu sendiri. “Sebenarnya masih banyak hal yang harus kita ketahui bersama bahwa kewenangan MPR itu pada saat sekarang terbatas, akan tetapi hal tersebut tidak membuat MPR hanya diam saja, MPR RI terus berupaya untuk mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara, mengingat bahwa generasi sekarang untuk pemahaman dari empat pilar itu masih rendah, bahkan dikhawatirkan bisa hilang dengan sendirinya walaupun mungkin hal ini tidak akan cukup untuk memberikan pemahanan kepada warga negara secara umum,” terangnya. Atas dasar tersebut, Lukman juga menjelaskan bahwa selain melakukan TOT sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara pihaknya juga telah melakukan seminar, diskusi dengan berbagai perguruan tinggi, melaksankaan cerdas cermat terkait kebangsaan dengan siswa SLTA dan lomba cipta lagu kebangsaan bagi masyarakat umum. Kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan semua pihak sebagai pendukungnya, diantaranya lembaga keagamaan, karena lembaga keagamaan mempunyai peranan penting terhadap pembinaan moral dari masyarakat secara langsung maka tidak heran jika MPR-RI memilih pengurus lembaga keagamaan untuk menjadi peserta TOT, “Saya kira memberikan pemahanan berbangsa dan bernegara itu sama dengan sebuah pendidikan moral dan kebajikan sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan,” harapnya. Diakhir acara pembukaan, juga dilakukan penyerahan cinderamata sebagai kenang-kenangan dari Pemerintah daerah Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Setda Provinsi Bengkulu kepada Wakil Ketua MPR RI, kemudian kenan-kenangan juga diserahkan Wakil Ketua MPR-RI ke Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu dan sebaliknya. Penulis : Jaja Editor : H.Nopian Gustari
Bagikan :