Merdeka Belajar dalam Peta Jalan Pendidikan, DWP Kemenag Benteng Ikuti Webinar Nasional

Merdeka Belajar dalam Peta Jalan Pendidikan, DWP Kemenag Benteng Ikuti Webinar Nasional

Bengkulu Tengah (Humas) -  Para pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kab. Bengkulu Tengah kembali mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Sebab, hari ini Kamis (24/06) bertempat di ruang rapat Kantor Kemenag Kab. Bengkulu Tengah pengurus DWP mengikuti Webinar tentang Sosialisasi kebijakan Merdeka Belajar yang diselenggarakan Kemendikbudristek bekerjasama dengan DWP Kemenag RI dengan tema “Merdeka Belajar dalam Peta Jalan Pendidikan” yang dilaksanakan via zoom meeting.

Webinar sosialisasi kebijakan merdeka belajar itu dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim. Tujuan kegiatan Webinar ini adalah untuk mensosialisasikan reformasi system pendidikan Indonesia melalui kebijakan merdeka belajar yang memberikan kemerdekaan setiap unit pendidikan untuk berinovasi. Hal ini disampaikan Nadiem Anwar Makarim dalam Sambutannya.

“Konsep ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi dimana proses pembelajaran itu berlangsung, baik dari sisi budaya, kearifan local, sosio ekonomi, maupun infrastruktur,” ungkap Nadiem.

Kebijakan Merdeka Belajar ini terdiri dari empat inisiatif atau empat kebijakan pokok dalam pendidikan Indonesia. Empat hal itu yakni soal membebaskan sekolah untuk menggelar atau melaksanakan USBN, kedua menghapus Ujian Nasional per 2021, ketiga merampingkan RRP untuk para guru dan yang keempat terkait sistem zonasi.

“Merdeka Belajar menjadi salah satu program untuk menciptakan suasana belajar yang bahagia, baik bagi siswa maupun tenaga pengajar atau para guru. Merdeka Belajar lahir dari keluhan-keluhan orang tua pada sistem pendidikan nasional yang berlaku selama ini. Keluhan-keluhan dari orang tua antara lain soal banyaknya siswa yang dipatok untuk nilai-nilai tertentu, padahal, Merdeka belajar merupakan salah satu upaya kemerdekaan dalam berpikir dan berekspresi. Pada dasarnya program Merdeka Belajar bertujuan untuk memerdekakan guru dan siswa,” tutup Mendikbudristek.

Sementara itu ketika di temui usai Webinar. Ketua DWP Kemenag Kab. Bengkulu Tengah Hj. Miniarti Sipuan, S.Pd menerangkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh  seluruh DWP termasuk DWP Kementerian Agama baik yang di Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

Dirinya juga sangat mendukung dengan adanya program merdeka belajar ini apalagi pendidikan di era pandemi peran orang tua lebih dominan, serta kita sebagai orang tua harus siap menjadi  guru walau memiliki keterbatasan dalam menguasai materi dan metodologi pembelajaran serta memiliki kesibukan lain. Maka dari itu, lanjut Miniarti. Dalam situasi Pandemi saat ini terdapat beberapa inovasi pendidikan diantaranya mencoba sesuatu yang baru, pembelajaran daring dengan segala variasinya serta kolaborais guru dan orang tua.

“Kegiatan (Webinar) ini sangat bagus, karena ada informasi penting terkait kebijakan merdeka belajar apalagi di era pandemic. Saat ini kita sebagai orang tua wajib memperhatikan peran kita sebagai orangtua, kita harus siap menjadi guru bagi anak-anak kita, walau kita sendiri bukanlah guru yang memiliki dan menguasai materi serta metodologi pembelajaran di tengah-tengah kesibukan kita,” pungkasnya

Bagikan :