Ikuti Rakor Juknis Pelaporan Kinerja, Kakan Kemenag Kota : “SAKIP Memudahkan Laporan”

Ikuti Rakor Juknis Pelaporan Kinerja, Kakan Kemenag Kota : “SAKIP Memudahkan Laporan”

Kota Bengkulu (Humas) -Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu melalui Kepala Sub. Bagian Tata Usaha mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai Penyusunan Perjanjian Kinerja Kementerian Agama Tahun 2021, pada Senin 3 Mei 2021 di ruangan kerja Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kota Bengkulu. Rakor yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia diikuti oleh lebih dari 350 peserta yang berasal dari Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) seluruh Indonesia, Kepala Kantor Kemenag Kota/Kabupaten, Unit Pelaksana Tekhnis Asrama Haji dan Sekretaris Baznas. Hadir sebagai narasumber yaitu dari Direktorat Jenderal Kemenag RI, Inspektorat Jenderal Kemenag RI, dan SekretariatJenderal Kemenag RI dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)

Diadakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rakor dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, H. Yaqut Cholil Qoumas. Dalam arahannya, Yaqut menyampaikan semua ASN di Lingkungan Kementerian Agama harus memahami teknis pelaporan kinerja pegawai dan tata cara reviu laporan kinerja pada Kementerian Agama. Hal tersebut, lanjut Yaqut, sudah tertera di Keputusan Menteri Agama Nomor 94 tahun 2021.

“Pelaporan Kinerja harus sesuai dengan juknis yang sudah diterbitkan oleh Kementerian Agama, jangan ada lagi yang tidak sesuai dengan juknisnya”. Ungkap Yaqut.

Yaqut menambahkan Kemenag RI telah bekerjasama dengan Kementerian PANRB untuk menciptakan sebuah aplikasi yang memudahkan Pelaporan Kinerja Pegawai Kemenag yang disebut dengan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan).

Usai Mengikuti Rakor  tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu melalui Kepala Sub. Bagian Tata Usaha, Dr. Fahrurrazi, M.S.I. menyatakan kesiapannya menggunakan aplikasi SAKIP dalam pelaporan kinerja pegawai  Kementerian Agama  karena aplikasi ini membuat pelaporan kinerja pegawai menjadi lebih mudah dan terukur. (Rozi/Popi)

Bagikan :