H.Ajamlaus: Pengelolaan BOP KUA Harus Akuntabel, Efektif Dan Efisien

H.Ajamlaus: Pengelolaan BOP KUA Harus Akuntabel, Efektif Dan Efisien

Lebong (Humas) - Kantor Kementerian agama Kabupaten Lebong menggelar pembinaan dan evaluasi pengelolaan Bantuan Operasaional Kantor Urusan Agama Kecamatan tingkat Kabupaten di aula sakinah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong pada Selasa, (8/9). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong Drs. H. Ajamalalus MH.

Dalam kesempatan itu dia mengatakan bahwa dalam  mendukung tupoksi Kepala KUA tahun angaran 2020 perlu diadakan pembinaan dan evaluasi  pengelolaan dan penggunaan BOP KUA sesuai dengan juklak Dirjen Bimas Islam Kemenag RI.

“ harus dipahami oleh para Kepala KUA dalam juklak tersebut agar lebih berperan aktif dalam pelaporan dan pengelolaan yang lebih tertib. Karena BOP KUA administrasi, harus transpran, efektif, dan akuntabel dalam penggunaan dana tersebut,” ujar H. Ajamalus

Ia menjelaskan bahwa Kepala KUA harus mampu menunjukan kreatifitas pengelolaan anggaran dengan mencermati kebutuhan dan pembuatan rencana anggaran yang di lengkapi akuntabilitas serta ketepatan sasaran dan pelaksnaan anggaran dapat berjalan dengan baik sesuai dengan ketepatan waktu pengelolaan anggaran yang tersedia.

“Adapun langkah langkah pengelolaanya di mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pertanggung jawaban dan pelaporan yang sesuai sesuai dengan penggunaan dan kebutuhan oprasional KUA sehingga mendapat wewenang dari PPK dalam pengelolaanya,” katanya.

Sementara itu ketua panitia Kegiatan pembinaan dan evaluasi Arief Azizi dalam laporanya menyampaikan bahawa kegiatan pembinaan pengelolaan BOP KUA diikuti 20 peserta terdiri dari  Kepala KUA beserta operator dengan dasar kegiatan pembinaan BOP ini adalah PMA nomor 34 tahun 2016 tetang organisasi tata kerja Kantor Urusan Agama Kecamatan dan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 383 tahun 2019 tentang perubahan atas Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 590 tahun 2018 tentang petunjuk pelaksanaan Pengelolaan biaya Operasional KUA Kecamatan.

‘’Melalui pembinana dan evaluasi pengelolaan BOP KUA  mampu meningkatkan dan memperkuat peran-peran strategis KUA sebagai garda terdepan dalam pembinaan kegamaan dalam menunjang tugas dan fungsi dengan memahami manjemen keuangan, sistem pencairan, sistem pembelanjaan, sistem pelaporan dan sistem pengadministrasian yang sesuai prosedu,’’ demikian Arief mengahiri.(Bibin)

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan :