MTsN 1 Bengkulu Selatan Launching Buku Antologi Puisi "Perempuan Berselendang Sunyi" Karya Martalena, M.Pd

MTsN 1 Bengkulu Selatan Launching  Buku  Antologi Puisi

Bengkulu Selatan (Humas) – MTsN 1 Bengkulu Selatan gelar acara launching buku antologi puisi pada hari Senin (10/8) setelah pelaksanaan upacara bendera. Kegiatan ini dilaksanakan karena salah satu guru MTsN 1 Bengkulu Selatan, Martalena, M.Pd baru saja berhasil menerbitkan buku antologi puisi tunggalnya. Buku antologi puisi yang  berjudul “Perempuan Berselendang Sunyi” itu diterbitkan secara indie di penerbit Jejak Publisher, CV Jejak, Sukabumi.

Kepala MTsN 1 Bengkulu Selatan H. Saefudin Zuhri, S.Ag, M.Pd dalam uraian apresiasinya menyampaikan bahwa ”sebagai ungkapan rasa ikut bersuka cita maka kami memberikan apresiasi  atas terbitnya buku antologi puisi karya salah satu guru kita yakni ibu Martalena, M.Pd. Keluarga besar MTsN 1 Bengkulu Selatan memberikan penghargaan dalam bentuk acara peluncuran buku Perempuan Berselendang Sunyi. Acara ini dihadiri oleh seluruh dewan guru, siswa-siswi, dan staf TU  MTsN 1 Bengkulu Selatan”.

Pada kesempatan ini Martalena, M.Pd menyampaikan bahwa “semoga suatu saat nanti saya berkesempatan hadir dalam acara serupa, dan dengan terbitnya karya saya ini, dapat memantik motivasi para guru dan siswa khususnya di MTsN 1 Bengkulu Selatan untuk ikut aktif mengambil kesempatan berkaya sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing. Yang tentu saja tidak mengganggu pekerjaan sebagai ASN”.

Berdasarkan keterangan ibu Martalena selain buku Perempuan Berselendang Sunyi,   ada karya lain yang telah ditulis antara lain Antologi Puisi Negeri Sawit, Tutur Batur, When The Days Were Raining, Pringsewu Kita, dan Antologi Puisi Lomba Cipta Puisi  Asean 3,  dan yang lainnya. Buku-buku tersebut merupakan produk dari berbagai festival sastra di Nusantara. Yang tentu saja sebelum dibukukan puisi-puisi tersebut telah melalui seleksi kurasi yang sangat ketat dari dewan kurator festival.

Di tahun 2019 puisi Martalena yang berjudul Catatan Kenangan di Kota Bengkulu, juga terpilih sebagai juara ke-3 dalam Lomba Cipta Puisi tingkat nasional yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Saat berita ini diluncurkan, satu puisi Martalena yang berjudul Angin, Ombak, dan Aku juga terpilih dalam Seleksi puisi Festival sastra Internasional Gunung Bintan 2020, yang selanjutnya puisi tersebut akan ikut bergabung dalam Antologi Puisi Jazirah Lima bersama puisi para penyair dari dalam dan luar negeri lainnya. 

“Saya sangat bangga dengan gelaran acara peluncuran buku ini menjadi suatu tanda telah lahirnya seorang penyair beskala nasinal dari kalangan ASN Kementerian Agama Provinsi Bengkulu khususnya MTs Negeri 1 Bengkulu Selatan”, demikian tutup H. Saefudin Zuhri, M.Pd. (zb)

Bagikan :