MTs N 1 Seluma Utus 1 Guru Ikuti Diklat Metodologi Pembelajaran

MTs N 1 Seluma Utus 1 Guru Ikuti Diklat Metodologi Pembelajaran

Seluma (Inmas)-, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Seluma mengutus 1 orang guru untuk mengikuti diklat Pelatihan Metodologi Pembelajaran Tingkat Nasional Angkatan 2 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan TenagaTeknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Jakarta, Kamis (25/06) secara online.

Salah satu guru tersebut yaitu Loksan Johadi, S.Pd. merupakan pegawai PNS MTs Negeri 1 Seluma guru bahasa indonesia sekaligus sebagai waka kurikulum serta mampu mengoperasikan laktop.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 34 hari dari tanggal 29 Juni – 01 Agustus 2020, sementara pada tanggal 25 Juni dilaksanakan meeting online sebagai pengarahan. Diklat tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan para guru Madrasah Madrasah sehingga mampu menerapkan metodologi pembelajaran secara baik dan benar.

Loksan sebagai salah satu perwakilan dari Kanwil Kementerian Agama Propinsi Bengkulu merasa sangat senang dengan dipanggilnya dirinya untuk mengikuti diklat, dia berharap ilmu yang dia peroleh pada pelaksanaan diklat ini nanti bisa ditularkan dan di sebarkan kepada rekan rekan guru lainya walaupun pelaksanaan diklatnya secara online/Pelatihan Jarak Jauh.

“Alhamdulillah saya bisa ditunjuk untuk mengikuti diklat ini, semoga bisa berbagi ilmu nanti dengan rekan pengajar lainnya” Ucapnya. Pada kesempatan diklat ini Kanwil Kementerian Agama Bengkulu mengirim empat orang peserta diklat pada angkatan 2.

Sebelum mengikuti diklat, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Seluma Emi Sudarmi, M. Pd.I. sudah mengizinkan untuk mengikuti kegiatan tersebut selama 34 hari. Untuk surat tugas sudah dikonfirmasi melalui Kanwil Kementerian Agama Prov. Bengkulu. Emi Sya'i berpesan agar mengikuti diklat tersebut dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang didapatkan dapat diaplikasikan untuk perbaikan dan kemajuan pendidikan madrasah, terutama di MTs N 1 Seluma.

Menurut Loksan dirinya sudah lama mendambakan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Terutama karena penyelenggaranya adalah Pusdiklat Kemenag, Jakarta. Alhamdulillah akhirnya mengikuti diklat tersebut tercapai di tahun 2020 ini. Dengan mengikuti diklat ini akan mendapatkan ilmu pengetahuan selama 34 hari dan dapat menjalin silaturahmi dari masing-masing peserta dari provinsi lainnya walaupun secara virtual menggunakan aplikasi webex.

Bagikan :