Kakanwil Kemenag Bengkulu : PAI adalah Orang Yang Terhormat dan Mulia

Kakanwil Kemenag Bengkulu : PAI adalah  Orang Yang Terhormat dan Mulia

BENGKULU SELATAN (INMAS) – Setelah Kemenag Kabupaten Seluma, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd kembali melakukan kunjungan kerja. Kungker kali ini ke Kemenag Kabupaten Bengkulu Selatan. Selasa-Rabu (9-10/6). Selain memberikan pembinaan kepada ASN dan non ASN, Kungker ini juga sekaligus menyerahkan buku manasik haji serta menyerahkan SK sebanyak 90 PAI non ASN dilingkungan Kemenag se-Kabupaten Bengkulu Selatan.

Didampingi Ketua DWP Hj. Sukmawati, S.Ag, Kabag TU. H. Yasaroh, M.Hi, serta sejumlah pejabat eselon III, eselon IV dilingkungan Kanwil Kemenag. Bustasar dan rombongan disambut Kakan Kemenag BS H. Arsan Ibrahim, M.Hi, Kasubag Tata Usaha Drs.H. Jasman, M.Hi dan keluarga besar warga Kemenag BS.  

Bustasar mengapresiasi kekompakan keluarga besar Kemenag BS. Bahkan dia memuji kerapian, kebersamaan seluruh PAI di kota Sekundang Setungguan itu. Karenanya, sebagai garda terdepan di tengah-tengah masyarakat. Bustasar mengharapkan, agar PAI selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan tersebut.

‘’Kalian sebagai garda terdepan, artinya Bapak ibu sebagai orang yang terhormat dan mulia, di tengah masyarakat. Karenanya harus dipelihara dengan baik, untuk memelihara itu harus memahami situasi dan kondisi di BS, di Indonesia bahkan belahan dunia. Seperti situasi duka pandemic virus corona saat ini. Nah ini adalah bagian tugas penyuluh untuk membantu pemerintah mensosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga kesehatan dengan prosedur protocol kesehatan,’’ kata Bustasar.

Bustasar dalam kesempatan tersebut mengharapkan, agar PAI baik ASN maupun non ASN agar berkerja dengan niat yang baik, berkerja ikhlas. Serta berkerja dengan menciptakan budaya kerja Kemenag. Sehingga kerja penyuluh dalam membantu pemerintah benar-benar di rahmatin oleh Allah SWT.  

‘’Ini adalah bagian dari tugas kita, tugas yang harus jkita sadari sebagai ASN maupun non ASN untuk mewujudkan masyarakat BS yang taat agama. Cerdas, toleran, menjaga kerukunan sesama muslim maupun non muslim. Sejahtera lahir dan batin. Sejahtera lahir dan batin adalah icon yang terakhir bagi kita. Kita berkerja dahulu, baru kita menerima apa yang kita kerjakan jerih payah dari Negara kita ini. Karenanya saya mengapresiasi, semoga program dan prestasi ini terus dipertahankan,’’ harap Bustasar. 

Selain itu, kehadirannya disini, menurut Bustasar yakni untuk memastikan bahwa yang menerima SK penyuluh non ASN ini adalah benar-benar orangnya ada dan memang warga atau berdomisili di Kabupaten Manna BS.  ‘’Ini semua agar tidak ada petaka dikemudian hari, saya tidak mau lagi ada kesalahan dalam menjalankan tugas. Karenanya saya menghimbau layanilah masyarakat dengan baik. Serta layani masyarakat dengan 5S senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Inilah budaya yang harus kita kembangkan kepada masyarakat,’’ ajak Bustasar.

Sementara itu, Kakan Kemenag Manna BS H. Arsan Ibrahim, M.Hi, mengucapkan terimakasih atas kehadiran, pembinaan yang dilaksanakan Kakanwil Kemenag Bengkulu. Mantan Kakan Kemenag Kaur itu, mengaku bangga dan terharu atas kehadiran keluarga besar Kemenag Bengkulu. Dengan demikian, pihaknya siap berkomitmen dan bersinergi dengan penyuluh menjalankan intruksi atau arahan dari Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

‘’Kalau mereka yang duduk rapi disini adalah PAI, yang merupakan garda terdepan. Yang siap membuktikan menjalankan amanah ini. Mudah-mudahan dengan pembinaan yang diberikan Bapak Kakanwil nanti, para penyuluh dapat mengaplikasikan ditengah-tengah masyarakat dengan baik,’’ demikian Arsan. (Tatang)

Bagikan :