Ka.KanKemenag MM Berlakukan Tanda Tangan Barcode Scanner Secara Online

Ka.KanKemenag MM Berlakukan Tanda Tangan Barcode Scanner Secara Online

Mukomuko (Informasi dan Humas) - Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai di rumah (Work From Home) akan berlanjut. Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 hingga tanggal 13 Mei 2020 mendatang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko Drs. H. Ajamalus, MH memberlakukan tanda tangan elektronik berupa Barcode Scanner secara online.

''Alhamdulillah dalam mengatasi kesulitan tanda tangan, mulai hari ini (Tanggal 28 April 2020) telah memberlakukan tanda tangan Scanner Barcode yang dimasukkan dalam suartu aplikasi khusus Scanner Barcode Kepala yang dapat digunakan sebagai pengganti tanda tangan manual secara online Oleh kepala kantor Kemenag kabupaten Mukomuko,'' ujar H. Ajamalus diruang kerjanya (Selasa, 28/04/2020)

Penggunaan tanda tangan elektronik berupa Barcode Scenner ini bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar proses adminsitrasi, khususnya dalam proses penanda tanganan surat dinas oleh Kepala Kantor Kementerian  Agama Kabupaten Mukomuko.

''Barcode Scanner ini memiliki aplikasi dan rahasia khusus dan tersendiri, tidak bias dicontoh dan digunakan oleh orang lain kecuali digunakan oleh Kepala Kantor Kemenag. Untuk membuktikan apakah di dalam surat dinas yang dikeluarkan oleh Kantor Kemenag Mukomuko dapat dicek secara khusus kebenaran Barcode tersebut dengan menggunakan aplikasi khusus pula,'' ungkapnya.

Untuk diketahui oleh semua Pimpinan Satuan Kerja (Satker) dilingkungan Kantor kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupatendrs. H. Ajamalus, MH  telah menyampaikan melalui surat Nomor 1232/Kk.07.05.1/KS.02/04/2020 tanggal 28 April 2020 perihal Penggunaan Tanda Tangan Elektronik.

''Semoga tanda tangan melalui elektronik ini dapat memperlancar proses surta menyurat dinas dilingkungan Kantor Kementeian Agama, terutama selama tanggap darurat pencegahan penyebaran Covid-19 dimana seluaruh ASN jajaran Kementerian Agama bekerja dirumahnya masing-masing, termasuk juga Kepala Kantor yang melakukan aktivitas tugasnya dari rumah/tempat tinggalnya,'' demikian Ajamalus. (Tisna)

Bagikan :