Pandemi Covid-19, Kakanwil Kemenag : Shalat Tarawih Berjamaah Sebaiknya di Rumah

Pandemi Covid-19, Kakanwil Kemenag : Shalat Tarawih Berjamaah Sebaiknya di Rumah

Bengkulu (Inmas) – Di tengah Pandemi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini melanda dunia, termasuk Indonesia. Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd mengajak kepada umat muslim di Provinsi Bengkulu agar untuk melaksanakan tarawih dan tadarus di rumah selama Ramadan, seperti yang diamanahkan Menteri Agama RI.

‘’Salat Tarawih cukup dilakukan secara individual atau berjemaah bersama keluarga inti di rumah. Ini kita mengantisipasi atas penyebaran wabah corona,’’ kata Bustasar.

Bustasar menjelaskan, Surat Edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19. ‘’Sama halnya dengan tarawih, ibadah seperti tilawah dan tadarus Al-Qur’an juga diharapkan dapat dilaksanakan di rumah masing-masing saja,’’ imbau Bustasar.

Namun demikian pelaksanaan ibadah shalat tarawih pada masing-masing Masjid/Mushalla dapat dilaksanakan selagi daerah tersebut masih dianggap aman dari penyebaran COVID-19. Hanya saja dia tetap meminta agar tetap waspada. ‘’Selagi masih aman, ya silahkan dilaksanakan di Masjid atau rumah ibadah lainnya,’’ harap Bustasar.

Bustasar juga mengajak seperti yang diamanahkan Menag, agar  umat muslim tidak melakukan tradisi sahur dan buka puasa bersama yang biasanya melibatkan banyak orang. Imbauan ini juga berlaku untuk buka puasa bersama yang dilaksanakan oleh lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala. “Saya harapkan, tradisi seperti ini untuk sementara ini ditiadakan dulu,” tegas Bustasar.  

Karenanya, agar ajakan ini dapat dilaksanakan dan dicermati bersama oleh masyarakat. Mengingat korban atas wabah virus corona ini semakin hari semakin meningkat, dengan demikian dia juga mengajak kepada masyarakat untuk dapat berdoa agar duka ini segera berakhir. ‘’Sehingga aktivitas kita bisa normal kembali,’’ demikian Bustasar.(Tatang)

Bagikan :