Kanwil Kemenag Bengkulu Mantapkan Kinerja Penyuluh Agama Fungsional

Kanwil Kemenag Bengkulu Mantapkan Kinerja Penyuluh Agama Fungsional

BENGKULU (INMAS) – Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu kembali memantapkan kinerja penyuluh agama fungsional dengan menggelar pertemuan pembinaan penyuluh, di Aula Kanwil Kanwil Kemenag . Selasa, (11/2/2020). Kegiatan ini diikuti sebanyak 87 penyuluh PNS, yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Penais Zawa Drs. H. M. Soleh, M.Pd.

Didampingi kasi Penyuluh dan Penerangan Dr. H. Intihan, MH dan Koordinator PNS Drs. H. Siun, MHi, Abi Soleh begitu dia akrab disapa mengatakan, ada tiga pokok bahasan dalam pertemuan ini. Yakni adminitrasi kenaikan pangkat penyuluh, pemetaan penyuluh yang belum pernah melakukan kenaikan pangkat. Dan Pembinaan untuk rumusan program kenaikan pangkat. ‘’Untuk mencapai bahasan itu, kita juga akan mengevaluasi kinerja selama ini,’’ kata Soleh.  

Evaluasi ini sangat penting, karena menurut Soleh, penyuluh dalam menjalankan kinerjanya memang dituntut  adanya hak dan kewajiban. Satu diantara kewajiban tersebut adalah, kata Soleh yakni menyampaikan cerminan agama dalam menegakkan syiar-syiar islam. Dimana penyuluh juga dituntut dengan meningkatkan kinerja yang diimbangi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.

‘’Kita jangan hanya nyaman di zona kita sendiri, tetapi bagaimana kita juga dituntut dengan memaksimalkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan bekal iman dan pengetahuan agama kepada umat. Tentu itu semua juga diimbangi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang muaranya juga mendapatkan pengakuan legalitas dari masyarakat,’’ beber Soleh.  

Senada dikemukakan Kasi Penyuluh dan Penerangan Dr. H. Intihan, MH, menurutnya, selain membahas terkait adminitrasi kenaikan pangkat, dan adminitrasi lainnya. Pertemuan ini juga diharapkan dapat menjadi evaluasi diri dalam menjalankan kinerja sebagai pelayan umat. Karena kehadiran penyuluh, memang menjadi harapan masyarakat untuk dapat menambah bekal ilmu pengetahuan tentang kaidah-kaidah agama. ‘’Kesemua itu juga dapat membantu Bimas Islam dalam menyampaikan modernisasi agama,’’ demikian Intihan.(Tatang)  

Bagikan :