Pengajian Bulanan Forsimat Kota Manna

Pengajian Bulanan Forsimat Kota Manna

Bengkulu Selatan (Inmas)- 11 Desember 2019 , pengajian bulanan "FORSIMAT" (Forum Silaturrahmi Majlis Taklim) Kota Manna  yang diadakan satu bulan sekali secara bergiliran di setiap Desa dan Kelurahan ini diadakan dalam rangka untuk mempertemukan antar Majelis Taklim yang tersebar di setiap Desa dan Kelurahan yang berada di Kecamatan Kota Manna. Dalam pertemuan bulan Desember ini di pusatkan di Masjid Nurul Amal di Jalan Gerak Alam Kelurahan Kota Medan, yang dihadiri langsung oleh Ka.Kemenag Bengkulu Selatan H.Arsan Suryan Ibrahim MHI  yang sekaligus menjadi Penceramah, serta didampingi oleh Ka.KUA Kota Manna Irwan MHI. Selain itu hadir pula undangan yang terdiri dari Pihak Kecamatan,   Kelurahan Kota Medan, Tokoh Masyarakat,dan seluruh Majlis Taklim Se-Kecamatan Kota Manna.

Dalam isi ceramahnya Ka.Kemenag Bengkulu Selatan H.Arsan Suryan Ibrahim MHI, Menyampaikan kepada seluruh jama'ah agar kiranya umur tidak menjadi halangan untuk menuntut ilmu agama, karena program prioritas Kementerian Agama Bengkulu Selatan sendiri adalah Mengentaskan buta aksara Al-Quran dan ini di buktikan pada tahun lalu Kementerian Agama telah mewisuda usia lanjut begitu banyak dan tahun ini data yang  masuk untuk diwisuda pada tanggal 30 Desember 2019 sudah mencapai 50 (lima pulu ) santri berumur 50 tahun lebih  ini akan terus  bertambah sampai pendaftaran di tutup. Bagi yang sudah biasa membaca Al-Quran jangan berpuas diri merasa sudah pandai baca Al-Quran tidak mau belajarlagi, teruslah belajar karna masih banyak ilmu-ilmu agama yang mesti kita pahami jangan mudah berpuas diri dengan ilmu yang kita miliki. Jadikan mereka yang belum pandai baca Al-Quran menjadi ladang amal pahala , kita ajari mereka sampai pandai baca Al-Quran karena sesungguhnya catatan amal inilah yang akan menemani kita nanti di yaumil akhir.

Selanjutnya  di akhir ceramahnya Ka.Kemanag H.Arsan Suryan Ibrahim MHI  berpesan,  harta yang kita miliki,pangakat dan jabatan tidak akan kita bawa mati apa yang kita bawa yaitu amal soleh seberapa banyak amal sholeh yang kita kumpulkan selama hidup di dunia pana inilah yang akan menemani kita, maka belajar agama adalah dalam rangka kita berlomba- lomba mengumpulkan amal soleh untuk bekal di akhirat , bagi yang belum bisa  baca Al-Quran teruslah belajar jangan putus asa, sekeras apapun sebuah batu dia akan berlubang  dengan tetesan air secara terus menerus. Dan kepada Penyuluh  Agama Islam terkusus di kecamatan KUA Kota Manna dan umunya di Bengkulu Selatan terimakasih telah membimbing ibu-ibu majlis taklim sehingga syi'ar Islam kini terasa ditengah-tengah masyarakat. (suryana)

Bagikan :