MAN Seluma Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H

MAN Seluma Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H

Seluma (Inmas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Seluma, Rabu, 20/11/19 peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  dilaksanakan. Dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seluma beserta para pejabat dan Kasi Pendidikan Madrasah, Renoctha Reffenza ikut serta dalam acara tersebut seluruh siswa dan siswi beserta Dewan Guru MAN Seluma.

Dalam Sambutannya, Ka KanKemenag Seluma, Drs. H. Herman Yatim, MM mengutarakan, Satu diantara peringatan hari besar Islam yang diperingati dengan meriah adalah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seluruh masyarakat di berbagai penjuru Alam. Terlebih di Indonesia, begitu antusias menyambut peringatan Maulid Nabi.

Sebuah tradisi yang dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai macam bentuk dari yang sederhana sampai yang terkesan mewah. Dari yang klasik sampai yang modern. Hal itu dilakukan untuk menghormati dan meramaikan hari kelahiran Baginda Rasul Muhammad SAW. Rabiul Awwal adalah bulan kelahiran Baginda Rasul Muhammad SAW. Momentum di bulan Rabiul Awwal ini lantas di jadikan sebagai peristiwa yang agung bagi umat Muslim di penjuru dunia.

Dikarenakan kelahiran Rasulullah SAW menjadi cahaya penerang dalam syiar Agama Islam. Perjuangannya dikenang sepanjang masa. Manusia yang sangat berpengaruh sepanjang zaman. Dengan akhlak dan cinta menjadi ruh disetiap langkahnya untuk membawa umatnya ke jalan yang benar. Jalan yang di ridhoi oleh Allah SWT, yaitu addinul Islam. Sebagai umat Nabi Muhammad, bentuk dari penghormatan sekaligus bakti kepadanya, maka di bulan Rabiul Awwal ini seluruh elemen masyarakat, mulai dari instansi, lembaga pendidikan, institusi, universitas, beramai-ramai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Kemeriahan perayaan maulid merupakan wujud dari kegembiraan dan kecintaan kepada Rasulullah sosok yang menjadi uswatun hasanah (teladan terbaik) bagi seluruh umat.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Seluma salah satu lembaga pendidikan yang memiliki visi berakhlakul karimah dituntut untuk bisa meneladani akhlak Rasulullah malalui pembentukan karakter spritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, momentun Rabiul Awwal diwujudkan dalam bentuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Untuk menjadi manusia yang beruntung di sisi Allah, dan dicintai oleh Nabi Muhammad, maka yang harus kita lakukan adalah berakhlakul karimah. Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad saw 1441 H harus dijadikan titik pijak untuk meneguhkan kembali komitmen mencontoh perilaku Nabi. Dengan semangat ini, kita berharap dapat menebar dakwah Islam dengan penuh kedamaian. Keluhuran akhlak Rasulullah saw mesti tercermin dalam sikap genersi muda hususnya bagi peserta didik di manapun berada. Herman Yatim mengakhiri Sambutannya.

Bagikan :