Slamat jalan bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Slamat jalan bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Durian Depun (12/09) – Duka kembali hadir di bumi pertiwi atas wafatnya putra terbaik bangsa, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie yang pernah menjabat sebagai presiden RI ke-3 pada usia ke83 tahun. Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia ke-4 pada masa presiden Soeharto ini lahir pada tanggal 25 Juni 1936 di Sulawesi Selatan dan menutup mata pada hari Rabu (12/09/2019) di RSPAD Gatot Subroto pada pukul 18.05 WIB karena gagal jantung dan faktor usia setelah menjalani perawatan intensif sejak 1 september 2019. Anggota Kehormatan Lembaga Penerbangan dan Ruang Angkasa Jerman ini dikebumikan pada hari kamis (13/09/2019) di samping pusara sang istri, Hasri Ainun Basari di Taman Makam Pahlawan Kalibata pukul 14.30 melalui prosesi upacara penyerahan dari keluarga kepada negara setelah disemayamkan di rumah duka di jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman dilakukan secara militer dengan presiden Joko Widodo sebagai inspektur.

Sementara itu, berita dengan cepat menyebar di berbagai media. MAN 1 Kepahiang ikut larut dalam lirih lagu “GUGUR BUNGA” dalam suasana duka pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada bapak teknologi tersebut. Atas apresiasinya di bidang teknologi beliau dikenal sebagai “Bapak pembuat pesawat terbang” yang telah mendedikasikan keilmuannya pada pembuatan pesawat N-250 Gatot Kaca yang mengudara pada 17 Agustus 1995 pada rangkaian HUT kemerdekaan RI ke-50. Oleh Presiden Donald Trump beliau dinilai sangat berjasa dalam membangun Indonesia menjadi negara demokrasi hebat di mata dunia.

Dengan ini, Seluruh warga MAN 1 Kepahiang turut pula melaksanakan shalat ghaib dan mendo’akan beliau. “Semoga Allah mengampuni dosa dan khilafnya, melipatgandakan pahala dari pengabdiannnya untuk negara dan agama, serta semoga beliau menjadi sosok inspirasi generasi muda untuk membangun Indonesia lebih maju aamiin”. Shalat ghaib dilaksanakan di mushollah MAN 1 Kepahiang dipimpin langsung Kapala MAN 1 Kehiang, Ust Usep Saepudin, S.Ag, M.Pd. Beliau menyampaikan belasungkawa dan pesan untuk siswa sebelum mengingatkan siswa tata cara shalat ghaib. Suasana kembali khidmat  saat doa setelah shalat ghaib. - Liza Sudarti,S.Pd.Si

Bagikan :