Ka. Kemenag MM: Panitia Tetapkan Ayam Brugo Maskot/Ikon MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2019

Ka. Kemenag MM: Panitia Tetapkan Ayam Brugo Maskot/Ikon MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2019

Mukomuko  (Informasi dan Humas). Panitia Daerah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat provinsi Bengkulu tahun 2019 Kabupaten Mukomuko telah menetapkan Ayam Brugo sebagaiMaskot/Ikon MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019, MTQ XXXIV tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 akan dilaksanakan di Kabupaten Mukomuko sebagai tuan rumah.

Ada tiga jenis Maskot/Ikon yang dimunculkan sejak awal, yaitu Ayam Jago, Ayam Brugo dan Ikan Mikih. ketiga Maskot/Ikon ini memiliki makna dan filosofi yang bagus untuk kabupaten Mukomuko dalam perhelaan MTQ XXXIV tingkat provinsi Bengkulu ini, namun dari tiga Maskot/Ikon ini berdasarkan hasil rapat panitia memilih Ayam Brugo sebagai Maskot/Ikon MTQ XXXIV tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Muklomuko tanggal 7 s.d 12 Oktober 2019.

Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Mumomuko Drs. H. Ajamalus, MH usai mengikuti rapat exspos Buku Panduan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 bertempat di ruang rapat Bupati Mukomuko (Rabu, 04/09). Saya mengucapkan terima kasih atas kesepakatan panitia MTQ telah memilih dan menetapkan Ayam Brugo sebagai Maskot/Ikon MTQ XXXIV tinggkat Provinsi Bengkulu tahun 2019 ini, semoga Maskot/Ikon ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Mukomuko.

Ditambahkan H. Ajamalus, Maskot/Ikon Ayam Brugo ini memiliki filosofi sebagai berikut:

  • Ayam Brugo berkokok diwaktu fajar membangunkan umat muslim untuk menunaikan ibadah sholat subuh dan memulai aktivitas.
  • Bendera MTQ yang dikibarkan memaknai berkibar dan bergeloranya semangat masyarakat Mukomuko untuk mendukung dan  mensukseskan MTQ XXXIV dalam mewujudkan generasi  yang qur’ani.
  • Sirih Persembahan (Carano) memaknai bahwa masyarakat Mukomuko kaya dan sarat dengan adat istiadat yang bersendikan Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah, Tak Lekang Karena Panas dan Tak Lapuk Karena Hujan terkenal dengan selogan “Kapuang Sakti Ratau Batuah”.
  • Warna warni Ayam Brugo menunjukkan kemajemukan adat, suku dan agama masyarakat kabupaten Mukomuko yang tetap harmonis, rukun dan damai. (Elan)

 

Bagikan :