Sekjen Buka Rapat Kerja Wilayah Kemenag Bengkulu

Sekjen Buka Rapat Kerja Wilayah Kemenag Bengkulu
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Phill Nur Kholis Setiawan, MA

Bengkulu (Inmas)- Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Phill Nur Kholis Setiawan, MA membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Provinsi Bengkulu tahun 2019 yang digelar di Hotel Nala Sea Side Kota Bengkulu, Jumat (9/3).

    Dihadapan 100 peserta Rakerwil, Sekjen Menyampaikan tiga program besar Kemenag pada tahun 2019 yang harus dipahami dan dijalankan oleh seluruh pimpinan satker maupun ASN Kemenag Bengkulu. Program tersebut adalah terkait Moderasi Beragama, Kebersamaan Umat dan Integrasi data.

    Menurut Sekjen tiga program tersebut sangat penting karena sebagai bagian untuk memperkokoh 6 sasaran strategis Kementerian Agama yaitu peningkatan kualitas kehidupan beragama, peningkatan harmonisasi sosial, peningkatan layanan umat beragama, peningkatan akses pendidikan agama dan keagamaan, peningkatan mutu pendidikan agama dan keagamaan dan peningkatan kualitas tata kelola bidang agama.

    Berkenaan dengan moderasi beragama. menurut Sekjen perlu dilakukan pasalnya saat ini masyarakat terus disuguhi dengan konten media sosial  dengan paham keagamaan yang sangat beragam, berasal dari hasil pergulatan teks keagamaan paham kiri maupun paham kanan yang berpotensi pada salah atau gagal paham.

     Nur Kholis bahkan menyebutkan, setidaknya berkembang dua paham ekstrim di negeri ini yang dapat merusak tatanan kehidupan beragama. "Ekstrim kanan yaitu kelompok konservatif tekstual dan ekstrim kiri, kelompok liberalis yang mengangap semua agama sama," terangnya.

    Untuk itu, sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, Sekjen berharap ASN Kemenag dapat memberikan pemahaman terkait moderasi beragama kepada masyarakat dengan keindahan dan sentuhan agama. "Agama adalah perekat kebersamaan umat, itulah moderasi beragama sikap yang tidak ekstrim, meyakini agamanya secara absolut tapi tetap memberi ruang kepada agama lain," paparnya.

    Berkenaan dengan integrasi Data, Sekjen menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari peningkatan tata kelola bidang agama, karena dengan data yang terintegrasi akan lebih mudah dalam memecahkan masalah maupun mengambil keputusan.



    Sebelumnya, Kepala Kakanwil Kemenag Bengkulu, Drs.H.Bustasar MS,M.Pd melaporkan  Rakerwil diselenggarakan selama tiga hari dengan menghadirkan beberapa narasumber. Raker sambung Kakanwil diikuti Kepala bidang beserta jajaran Kanwil, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kasubbag TU, Kepala seksi, kepala madrasah dan kepala KUA.

    Dihadapan Sekjen, melalui tayangan video Kakanwil pun menginformasikan kepada peserta capaian kinerja dan berbagai prestasi yang telah diraih Kanwil kemenag Bengkulu tahun 2018. (JJ)

Bagikan :