Bersama Unsur Tripika, KUA Kecamatan Sungai Rumbai Berikan Pembinaan Ke Sekolah-Sekolah

Bersama Unsur Tripika, KUA Kecamatan Sungai Rumbai Berikan Pembinaan Ke Sekolah-Sekolah

Mukomuko (Inmas), Pada hari Selasa 30 Januari 2018 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Rumbai Afandi Rahman, S.Sos dan unsur Tripika Kec. Sungai Rumbai melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan di sekolah dilingkungan Diknas Kabupaten Mukomuko diantaranya SMPN 12, 40, 38 dan SMA 15 Mukomuko. 

Tujuan pembinaan tersebut adalah dalam rangka menyikapi video kekerasan yang diduga dilakukan oleh siswi SMPN 12 dan SMPN 40 Kec. Sungai Rumbai beberapa hari yg lalu.

Kabarnya video tersebut sudah beredar dan tersebar di media sosial facebook dan whats app hampir ke seluruh penjuru Provinsi Bengkulu bahkan lebih luas lagi.

Kegiatan pembinaan yang juga dihadir oleh Danramil, Polsek, Camat dan jajarannya tersebut dilakukan untuk memberikan pembinaan agar video kekerasan tersebut tidak tersebar semakin jauh lagi. 

Sementara itu dalam sambutanya Camat Sungai Rumbai sangat menyesalkan atas adanya kejadian tersebut, seharusnya kejadian seperti ini tidak sampai terjadi apalagi pelakunya masih pelajar.

Dalam kesempatan itu pula Kepala KUA mengajak kepada para pelajar untuk senantiasa meningkatkan pengamalan nilai-nilai ajaran agama baik di sekolah maupun dirumah dengan shalat berjamaah, Maghrib mengaji dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang mendekatkan kita kepada Agama.

“Hindarilah segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum dan agama seperti narkoba, miras, pergaulan bebas dan tawuran, lebih baik kita manfaatkan waktu kita untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan,” ungkap afandi dihadapan para siswa.

Untuk kedepannya pihak KUA juga bersedia untuk bekerja sama dalam kegiatan kerohanian di sekolah-sekolah nantinya. Hal tersebut disambut baik oleh Kepala sekolah, salah satu Kepala Sekolah sangat berterima kasih atas kegiatan ini dan akan berupaya menjadikan program secara kontinyu untuk masa yang akan datang semoga dengan adanya kegiatan seperti ini tidak akan terjadi lagi tindak kekerasan dilingkungan pelajar. (tisna)

Bagikan :