KUA Arma Jaya: 4 Kunci agar Pernikahan di Penuhi Keberkahan dan Kebahagiaan

KUA Arma Jaya: 4 Kunci agar Pernikahan di Penuhi Keberkahan dan Kebahagiaan

Bengkulu (Inmas) - Kebahagiaan dan kesejahterahan masyarakat dimulai oleh kebahagiaan dan kesejahteraan setiap rumah tangga. Kebahagiaan rumahtangga dimulai dari kebahagiaan setiap individunya yaitu: suami, isteri dan anak-anaknya. Demikian diungkapkan Kepala KUA Kecamatan Arma Jaya, Senno, S.Pd.I saat memberikan nasehat usai acara Akad Nikah salah satu warga Kelurahan Kemumu pada 14 Januari 2018.

Diungkapkan Senno, untuk dapat mencapai kesejahterahan dan kebahagiaan terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pasangan suami istri diantaranya adalah  Memahami dan Mengerti Tujuan dan Hakikat Pernikahan itu sendiri, dimana beberapa  tujuan pernikahan di antaranya adalah Untuk Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia yang Asasi, untuk Membentengi Akhlaq yang Luhur,  Untuk Menegakkan Rumah Tangga Yang Islamidan tentunya Untuk Memperoleh Keturunan Yang Shalih.

Lebih lanjut, Hal kedua yang harus diperhatikan agar  pernikahan bisa mencapai sejahterah dan bahagia adalah masing masing suami dan istri haurs saling Memahami, Mengerti dan Mengamalkan Adab, Akhlak dan Tugas Sebagai suami dan Isteri.

Dan tidak Lupa Lanjut Senno  sebagai sebagai Suami Istri tentunya kita harus memiliki Sikap Saling Terbuka dan Jujur (Mushorohah). Dalam hali ini ketika sudah menjadi suami dan istri maka hal–hal yang sebelumnya haram menjadi halal. Selain itu juga sikap saling keterbukaan ini dapat memupuk sikap saling percaya (tsiqoh) di antara suami dan istri karena adanya rasa keinginan saling mengenal satu dengan yang lainnya entah itu sifat kepribadian, kebiasaan, kesenangan, ketidaksukaan sehingga suami/istri merasa nyaman

Terakhir Pesan Senno bahwa sebagai suami istri kita juga dituntut harus saling berKomunikasi Yang Baik, Berakhlak, Santun dan Saling Menghargai. karena Komunikasi ini sangat penting karena dengan komunikasi akan meningkatkan sikap saling cinta antar pasangan. Komunikasi juga untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Karena beberapa keluarga yang tetap harmonis kuncinya adalah komunikasi yang tetap terjaga dan tidak pernah putus. (pw)

Bagikan :