KUA Bermani Ulu Sarankan Baznas Bagikan Bantuan Konsumtif Dhuafa Secara Merata

KUA Bermani Ulu Sarankan Baznas Bagikan Bantuan Konsumtif Dhuafa Secara Merata

Rejang Lebong (Inmas) -- Jelang akhir Tahun 2017 Kepala KUA Kecamatan Bermani Ulu Samijan, S.Ag, MHI sambangi Baznas Kabupaten Rejang Lebong, untuk membicarakan masalah program Baznas Kabupaten Rejang Lebong mengenai Bantuan Konsumtif Dhuafa bagi tiap Desa dan kelurahan di Wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Kedatangan Kepala KUA langsung menemui administrasi pendistribusian Baznas Rejang Lebong Sukemi, S.Ag di ruang kerjanya pada hari Senin (18/12/2017).

Samijan mengatakan bahwa di wilayah kerjanya selama ini dalam pantaunya perihal bantuan konsumtif dhuafa di kecamatan Bermani Ulu terlihat tidak merata, hal ini dapat dilihat dari kiriman laporan pertanggung jawaban penerima bantuan dhuafa yang di kirim ke KUA Kecamatan Bermani Ulu beberapa yang lalu. Setelah di lihat ada beberapa desa yang mendapatkan bantuan dhuafa dan ada yang tidak, bahkan disetiap desa ada yang tidak sama jumlah orangnya, jelas Samijan

Lanjut Samijan, kami mohon kepada pihak Baznas agar kiranya di Tahun 2018 nanti, untuk wilayah Kecamatan Bermani Ulu khususnya dalam hal pembagian bantuan konsumtif dhuafa di samaratakan tiap tiap Desa jumlah penerimanya adalah sama, jangan sampai ada yang terima dan ada yang tidak, hal ini untuk menghindari kecemburuan sosial di tiap tiap desa yang ada di Kecamatan Bermani Ulu, ungkapnya

Sukemi mengatakan bahwa terimakasih atas masukan untuk perbaikan program Baznas Kedepan, pihak Baznas berjanji akan mendata ulang tentang bantuan dhuafa agar kedepannya akan merata di setiap desa mendapatkan bantuan dhuafa, tentunya dengan ketentuan dan kesanggupan baznas dalam menyalurkan dan menjalankan program ini, terangnya
Lanjut Sukemi, bahwa Baznas akan mempertimbangkan dan insya Allah nanti di tiap tiap desa untuk sementara waktu di jatah tiga orang penerima bantuan dhuafa, itu pun harus sesuai dengan ketentuan dan syarat yang akan diberikan oleh baznas, bahwa penerima adalah benar benar orang yang tidak mampu, yang telah ditunjuk oleh Kepala Desa dan nanti dari pihak baznas akan turun untuk meninjau peserta penerima dhuafa tersebut dan program ini akan dibuat pertahun supaya mudah mengkondisikan dan mengontrolnya, jelas Sukemi (sm)

Bagikan :