KUA Sindang Beliti Ulu Daftarkan 32 Pasang Peserta Isbath Nikah

KUA Sindang Beliti Ulu Daftarkan 32 Pasang Peserta Isbath Nikah

Bengkulu (Inmas) 29/03 - Kepala KUA Sindang Beliti Ulu Harlen Devis Munandar,S.Sos.I,M.Ag daftarkan 32 Pasang peserta Isbat Nikah yang berasal dari 9 desa di kecamatan Sindang Beliti Ulu,peserta Isbat nikah adalah penduduk asli di kecamatan SBU yang belum pernah atau tidak pernah mendapatkan buku nikah setelah pernikahan mereka dibawah tahun 2000.

Program Isbat nikah ini adalah hasil kerjasama antara pemda rejang lebong,pengadilan agama dan kementerian agama melalui kua di 7 kecamatan diwilayah lembak,hal ini dikhususkan untuk masyarakat yang ada di wilayah lembak,karena menurut hasil survey dari dinas dukcapil kabupaten rejang lebong,wilayah lembak saat ini paling banyak yang tidak.mempunyai buku nikah,sebab paling banyak yang akan membuat kk,ktp dan akte kelahiran yang tidak dapat melampirkan buku nikah mereka.
 
Hal ini menjadi Pekerjaan rumah yang cukup besar bagi pemda rejang lebong,maka diajaklah pengadilan agama,kemenag rejang lebong dan 7 kua di wilayah lembak untuk membicarakan masalah ini.Maka diambillah kesepakatan bahwasanya Isbat nikah dapat dilaksanakan di kecamatan Padang Ulak Tanding dengan peserta sebanyak 215 pasang,yang berasal dari 7 kecamatan wilayah lembak.
 
KUA SBU Sebagai bagian dari team tersebut berusaha maksimal mengumpulkan dan menginventrisasi data penduduk yang belum mempunyai buku nikah,mulai dari pengumpulan data,kk dan ktp peserta ,dan atas kerjasama yang baik antara kades,PAI Non PNS  terkumpulnya data dimaksud,sejumlah 32 pasang.
Masyarakat SBU menyambut baik program yang akan dilaksanakan tersebut dan berharap program ini dapat benar benar terealisasi,mengingat kondisi mereka sebagai petani tidak memungkinkan untuk mengurus Isbat nikah secara individu ke pengadilan agama karena kondisi dan jarak tempuh yang cukup jauh.
 
Mereka menyadari bahwa sebelumnya tidak peduli dengan ada atau tidaknya buku nikah namun setelah mereka menyekolahkan anak dan membuat usaha mereka kebingungan karena tidak mempunyai buku nikah,hal ini diakui oleh camat Sindang Beliti Ulu,Iskandar bahwa masyarakat cukup antusias menyambut program Isbat nikah ini,dan mudah mudahan dapat terealisasi secepatnya. (devis)
Redaktur : H. Rolly G
Bagikan :