Penyaluran KIP Bagi Santri Ditargekan Tuntas Desember 2016

Penyaluran KIP Bagi Santri Ditargekan Tuntas Desember 2016

Jakarta (Informasi dan Humas) 11/11- penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar (PIP) pada santri Pondok Pesantren di Kementerian Agama (Kemenag) ditargekan akan tuntas pada Bulan Desember 2016. "Kami targekan bulan Desember semua pendistribusian KIP santri pondok Pesantren tuntas," kata Wakil Dirjen Pendidikan Islam, Isom Yusqi, Jumat (11/11).

Hal itu disampaikan Isom saat memberikan keterangan pers dihadapan 33 Tenaga Humas Kementerian Agama Se-Indonesia dalam acara Workshop Jurnalistik Tenaga Kehumasan Kemenag di Ruang Sidang Sekjen Kementerian Agama RI.

Dijelaskannya, pada Pondok Pesantren dari 190.000 alokasi penerima KIP, baru 104.520 santri yang telah menerima KIP sedangkan sisanya atau sekitar 45 persen akan didistribuskan pada bulan November dan Desember 2016.

Kenyataan dilapangan ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses pendistribusian KIP , diantaranya adalah, siswa kurang mampu pada marasah/pesantren belum terakomodir secara maksimal karena tidak memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), kemudian beberapa bank lambat dalam proses pencairan anggaran KIP dengan alasan sulitnya akses khususnya daerah  yang terpencil serta masih adanya kesalahan data yang berakibat pada penundaan pencairan anggaran PIP.

Untuk menghindari berbagai persoalan dan indikasi penyelewengan, Kemenag telah melakukan berbagai upaya diantaranya adalah pendistribusian dana PIP langsung dikirim ke rekening siswa, kerjasama dengan pihak bank yang jelas terkait tengat waktu pendistribusian dan telah membuka layanan pengaduan masyarakat secara online yang dapat diakses di  Online: http://indonesiapintar.kemenag.go.id.

"Insyalloh tidak akan ada penyelewengan dan dana PIP dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan karena tujuan dari dari Program indoensia pintar ingin memerluas akses pendidikan pada marasah dan pondok pesentran," ujarnya.

Penulis : JJ **

Bagikan :