Drs.H.Bustasar MS,M.Pd Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu Terpilih

Drs.H.Bustasar MS,M.Pd Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu Terpilih

Bengkulu (Informasi dan Humas) 11/10- Drs.H.Bustasar MS,M.Pd yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Bengkulu utara dan Pgs Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu selama 7 bulan lebih akhirnya terpilih menjadi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.

H.Bustasar ditetapkan sebagai Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu setelah dilantik oleh Menteri Agama RI, H.Lukman Hakim Saifuddin, di di Operation Room, Gedung Kemenag, Lantai II, Jakarta, Senin (10/10) pukul 13:30 WIB.

Ia dilantik menteri Agama bersama dengan 14 pejabat eselon II  pusat dan daerah yaitu: satu sekretaris direktorat, dua orang direktur, satu kepala pusat, tujuh Kepala Kanwil Kemenag, dua Kepala Biro UIN/IAIN, dan satu Ketua STAIN.

Dalam kesempatan itu, Menag mengingatkan bahwa tidak ada jabatan yang abadi karena sewaktu-waktu bisa berhenti atau diganti. "Tetapi karakter, sifat amanah, kejujuran, kebersahajaan, tanggung jawab dan akhlak mulia dari seorang pejabat, akan membekas dan dikenang," terang Menag.

"Jangan nodai jabatan yang tak kekal ini dengan kecurangan, kesewenang-wenangan terhadap bawahan atau rekan kerja. Berperilakulah amanah," tambahnya.

Menag meminta para pejabat yang dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan barunya. Menurutnya, tidak boleh ada istilah masih baru, ketika seorang pejabat ditanya mengenai masalah yang menjadi tanggungjawabnya. Setiap pejabat harus memiliki leadership yang baik, selalu belajar, cermat dan mampu menggerakkan kinerja pelayanan organisasi secara berkualitas.

Setiap pejabat dapat membuat dan merumuskan program kerja berdasarkan skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran, memaksimalkan keterlibatan pemangku kepentingan, serta dapat memproyeksikan dampak jangka pendek, menengah dan panjang setiap program.

"Pejabat harus menguasai substansi, urgensi dan konjungsi terkait dengan fungsi perumusan kebijakan, fungsi manajerial dan pelayanan birokrasi. Dalam arti, paham 'untuk apa' suatu program dan kegiatan diadakan, 'bagaimana' cara mengimplementasikan nya, 'pihak mana' yang harus terlibat dan dilibatkan, 'target apa' yang hendak dicapai, serta 'apa manfaatnya' bagi masyarakat," ujar Menag.

Terakhir Menag meminta agar masing-masing dapat mengoptimalkan kualitas pelayanan keagamaan, terlebih pada fungsi yang menjadi ujung tombak dan etalase Kemenag, seperti pelayanan nikah sesuai fungsi KUA sebagai Unit Pelayanan Teknis, Ditjen Bimas Islam, pemberdayaan zakat, wakaf, manasik haji, serta kerukunan umat beragama di tataran akar rumput.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, H.Bustasar mengakui bahwa ia telah dilantik menjadi Ka.Kanwil Kemenag Bengkulu, dan sesuai dengan arahan dari Menteri Agama ia akan melaksankana amanah jabatan dan berkomitmen untuk meningkatkan kinerja aparatur Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menuju wilayah bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. (jj/gpenk).

Bagikan :