Ka.Kemenag Benteng Evaluasi Penggunaan Dana BOS Madrasah

Ka.Kemenag Benteng Evaluasi Penggunaan Dana BOS Madrasah

Bengkulu (Informasi dan Humas) 7/9- Salah satu bentuk pengawasan dan perhatian yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus, MH adalah melakukan Monitoring dan Evaluasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah ini, salah satunya adalah Monev di lakukan pada Madrasah Ibtidaiyyah Pulau Panggung dan Madrasah Ibtidaiyyah Assalam di desa Lagan Bungin Kecamatan Talang Empat.

Monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan dana BOS pada setiap Madrasah yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah, mengingat bantuan ini memerlukan petunjuk dan tekhnis yang benar dalam setiap penggunaannya, sampai nanti pada pembuatan pelaporan  yang harus segera di buat sesuai dengan penggunaannya, hal tersebut disampaikan langsung oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus, MH pada saat memberikan arahan kepada Kepala Sekolah dan Guru-guru Madrasah yang ada pada saat monitoring.

Disamping itu juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah tetap menyempatkan dirinya untuk melihat dan memantau proses belajar mengajar di madrasah tersebut, dengan sedikit memberikan semangat kepada siswa-siswi agar tetap semangat belajar walaupun dengan keadaan dan fasilitas yang seadanya, karena memang ada beberapa madrasah yang memang perlu segera mendapat perhatian khusus, mengingat antusias masyarakat dan orang tua unutk menyekolahkan anak mereka pada madrasah kita ini. Demi terwujudnya proses belajar mengajar yang kondusif, nyaman dan tenang.

Hal tersebut juga di sampaikan kepada segenap dewan guru supaya tetap bersemangat dalam rangka mencetak kader-kader anak bangsa yang cerdas, dan taat beragama. “pesan saya tetap jaga kekompakan dan kerja samanya antar sesama guru dan kepala sekolah, supaya sekolah kita tetap bertahan, disamping nanti akan kita perjuangkan untuk pembangunan fisik pada madrasah-madrasah kita ini’ terang Ajamalus.

Dia juga berpesan agar para dewan guru tetap mejaga kedisiplinan dan kerja sama dengan semua pihak demi kemajuan madrasah ini, mengingat bahwa masyarakat pasti akan menilai sebuah sekolah itu berawal dari tenaga pengajarnya, bagaimana mungkin para orang tua akan meyekolahkan anaknya pada madrasah kita jika gurunya malas masuk dan sering terlambat.

Penulis : Bobi **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :