50 Siswa/i Madrasah Lebong Bersaing Dalam PPMN Nasional

50 Siswa/i Madrasah Lebong Bersaing Dalam PPMN Nasional

Bengkulu (Informasi dan Humas) 11/2- “Salam Pramuka!”. Bertempat di MTsN Kota Donok, (Rabu, 10/2) sebanyak 50 orang anggota pramuka putra/i perwakilan dari 5 Madrasah Negeri dan Swasta di Kabupaten Lebong berkompetisi menjadi yang terbaik untuk menjadi perwakilan Propinsi Bengkulu dalam ajang Perkemahan Pramuka Madrasah (PPMN) Tahun 2016 tingkat Penggalang (Ramu, Rakit dan Trap) yang akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pantai Liang Kab. Maluku Tengah Provinsi Maluku pada tanggal 24-28 Mei 2016. 

Tema Seleksi Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional tahun ini adalah “Berbekal Agama Hidup Rukun, Aman dan Indah”. Adapun seleksi yang diikuti peserta adalah Tes Keagamaan, Seni Budaya, Tes Kepramukaan berupa Lomba Keterampilan Baris Berbaris, Pionering dan Yel Yel.

Acara Seleksi Peserta dibuka secara langsung oleh Kakak Munajam dari Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya Kakak Munajam mengatakan bahwa seleksi Tahun ini diadakan untuk tingkat Penggalang dimana akan dicari 16 putra dan 16 putri untuk seleksi tingkat provinsi dan akan dipilih 8 putra dan 8 putri terbaik untuk mewakili Provinsi Bengkulu pada PPMN tahun 2016 di Maluku.  

Dalam sambutannya Kakak Munajam mengatakan bahwa Pramuka tidak hanya teknis kepramukaan, namun juga berisi hal lain seperti mengemas pramuka dengan nilai seni, bernuansa seni, menjadikannya indah dilihat menarik bagi orang lain untuk mempelajari pramuka.

Dalam seleksi bidang Pengetahuan dan Wawasan peserta diberi waktu 45 menit untuk mengerjakan 40 soal pertanyaan pilihan ganda. Lomba Keterampilan Baris Berbaris dan Pionering dipandu oleh Kakak Solihin dari Kodim 0407 Bengkulu dan Heriyadi dari Kwarda 07 Bengkulu. 

Kakak Munajam berharap agar anggota Pramuka mempunyai sikap santun dan jangan sampai keluar koridor. Kecerdasan spiritual perlu dikembangkan. “Tingkatkan pengetahuan agama, baca tulis Al-Qur’an harus disempurnakan, karena Ibadah tidak sempurna jika bacaan quran tidak sempurna” ujar Kakak Munajam. 

Kakak Solihin menambahkan bahwa secara umum kegiatan seleksi berjalan tertib dan aman. Adapun perbaikan kedepannya bagi peserta bidang lomba pioneering adalah pemahaman tentang perbedaan apa itu simpul dan ikatan perlu ditingkatkan. Penguasaan materi dasar perlu ditingkatkan. Kemampuan dalam bidang baris berbaris ataupun teknis upacara dapat ditingkatkan melalui kerjasama dengan Babinsa atau dari Pihak Koramil. 

Dalam pesan penutup Kakak Munajam berpesan “Pramuka tidak bisa dilepaskan dari Kurikulum Nasional, khususnya K13, karena Pramuka wajib ada dan mesti dikembangkan. Pramuka diharapkan mampu mewarnai madrasah menjadi lebih baik dan lebih baik madrasah. Lebih baik sekolah ke madrasah saja, bersatu mengembangkan potensi. Mari bersama sama terus memacu diri. Jadikan Madrasah tempat mendidik anak favorit, Insya Allah. Salam Pramuka!”

Penulis : Humas Lebong **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :