MA Ar-Rahmah Air Meles Adakan Praktek Mengajar Satri

MA Ar-Rahmah Air Meles Adakan Praktek Mengajar Satri

Bengkulu (Informasi dan Humas) 14/11- Setiap madrasah tentu memiliki program penunjang keberhasilan peserta didik/santri, baik Segi IQ, EQ, maupun ESQ. Dibawah pengawasan Pon-Pes Ar-Rahmah, MA Ar-Rahmah Air Meles mengadakan salah satu program tersebut berupa Kegiatan Praktek mengajar Santri yang disebut dengan Amaliyah Tadris. Kegiatan ini dikerjakan bagi santri kelas akhir (kelas XII) sebagai salah satu syarat bagi mereka untuk dapat mengikuti Ujian Tahap akhir. 

Sejak pagi Kamis, kegiatan Praktek mengajar yang dilaksanakan pada tanggal 12-17 November 2014 tersebut dilakukan santri dengan Penuh semangat dan kesungguhan. 

Dengan berpegang pada kalimat yang mereka pelajari sewaktu di kelas Tsanawiyah lalu, “man jadda wa jada (barang siapa bersunguh-sungguh maka dapatlah ia)”. Mereka ikut merasakan betapa menjadi seorang guru itu tidak saja dituntut untuk bisa mengajarkan Ilmu, tapi terlebih juga dapat membina, memberi tauladan yang baik terhadap Murid.

Untuk itu, sebelumnya mereka telah dibimbing oleh dewan guru untuk membuat kerangka Pembelajaran. Mulai mengenai cara ajar, metode pembelajaran, maupun Materi ajar yang akan disampaikan. 

Dan juga, bekal ilmu tentang pendidikan dan pengajaran ini telah mereka dapatkan dari salah satu pelajaran pondok, yakni pelajaran Tarbiyah. Demi kesiapan, Masing-masing santri kelas akhir harus memahami, menghafalkan serta mempraktekkan kerangka pembelajaran dihadapan guru pembimbing sebelum akhirnya tampil di hadapan Santri MTs Ar-Rahmah, berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. 

Selama satu setengah jam para santri akan Melakukan kegiatan Praktek mengajar tersebut, dan dinilai oleh Pembimbing, wali kelas, dan kepala sekolah. Selanjutnya, masing-masing santri akan diberi penjelasan mengenai kekurangan atau kelebihan atas penampilan mereka.

Sesuatu yang terlihat kecil, tetapi terkesan mendalam bagi para santri. Karena disitulah mereka dididik untuk berani, dan menyadari bahwa memahami ilmu dan mengamalkannya adalah sesuatu yang begitu penting. terlebih bahwa ilmu tersebut merupakan pengajaran ilmu agama. Bukan saja bekal untuk didunia, tapi juga di akhirat kelak. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan agar santri mampu bersaing di kehidupan masyarakat yang akan mereka hadapi kelak. 

Penulis : Siti Khodijah/C **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :