Tingkatkan Wawasan Kepemimpinan, Ka.Kemenag Benteng Kunjungi Kantor Gubernur DKI Jakarta

Tingkatkan Wawasan Kepemimpinan, Ka.Kemenag Benteng Kunjungi Kantor Gubernur DKI Jakarta

Bengkulu (Informasi dan Humas) 12/6–Salah satu program Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan tingkat III (Diklatpim III) pola baru adalah peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan tempat objek roda pemerintahan yang dianggap dapat dijadikan contoh dalam membangun jiwa kepemimpinan peserta Dilatpim serta dapat meningkatankan wawasan kepemimpinan.

Salah satu yang dikunjungi peserta Diklatpim III adalah Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Juni 2014 dimulai dari pukul 10.00-12.00 WIB. Peertemuan dilaksanakan di ruang Rapat Gubernur DKI Jakarta yang tidak jauh dari lokasi Monumen Nasional (Monas) yang diikuti oleh 30 orang peserta Diklatpim III angkatan XLII tahun 2014.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengimplimentasikan teori mata Diklat yang diterima dikelas. Mengembangkan teori Visitasi Inonvasi dalam kepemimpinan, sehingga adanya sinkronisasi antara teori yang diperoleh dari Widiaiswara di kelas dengan aplikasi dilapangan untuk meningkatkan jiwa kepmimpinan yang berwawasan visitasi dan inovasi.

Demikian dijelaskan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. H. Ajamalus, MH setelah mengikuti kegiatan kunjungan tersebut ketika dikonfirmasi oleh operator Website Kantor Kemenag Benteng Anita, S.Pd.I. Kami merasa beruntung dapat mengunjungi Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dijadikan objek kunjungan study banding dalam membahas hal-hal yang berkaitan dengan kepemimpinan perubahan.

Setelah melakukan pertemuan dengan para pejabat dijajaran Pemerintah DKI Jakarta peserta Diklat mengunjungi stasiun Transjakarta Busway untuk mengetahui gejala sosial dan manajemen peubahan yang dilakukan oleh Pemda DKI Jakarta mengatasi gejolak sosial dibidang transportasi di Ibukota Jakarta, sekaligus dapat menikmati kenyaman dan kelancaran transportasi Busway sebagai salah satu alternatif transportasi masa depan Jakarta tutupnya.

Penulis : Anita/C **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :