Subbag Hukum dan KUB Gelar Orientasi Multikultural Mahasiswa Lintas Agama

Subbag Hukum dan KUB Gelar Orientasi Multikultural Mahasiswa Lintas Agama

Bengkulu (Informasi dan Humas) 6/5- Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melalui Subbag Hukum dan KUB menggelar orientasi Multikultural Mahasiswa Lintas Agama di Hotel Nala Sea Side Kota Bengkulu, Senin (5/5). 

Orientasi yang memiliki tujuan utama menjadikan Mahasiswa Sebagai pelopor dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika Tersebut dibuka oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs.H.Mulya Hudori,M.Pd dan didampingi oleh Kasubbag Hukum dan KUB, H.Junni Muslimin,S.Ag,MA, Kasubbag Umum, Drs.H.Lapulangi,MM serta beberapa kepala seksi.

Dalam arahannya, Mulya Hudori menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar di dunia sehingga wawasan multikultural menjadi sangat penting agar seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, penyuluh agama hingga mahasiswa mampu menerima adanya keragaman tersebut, seperti: nilai-nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang dianut.

Kemajemukan itu dikatakanya jika tidak di arahkan dengan baik maka akan rawan menimbulkan konflik karena perbedaan dalam kemajemukan sangat mudah menjadi ketegangan, konflik dan kekerasan sosial apabila tidak dikelola secara baik.

Untuk itu, dikatakanya Mahasiswa harus mampu perperan sebagai "Iron stock" yaitu mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang nantinya dapat menggantikan.

Kemudian Mahasiwa harus berperan sebagai “Guardian of Value” yaitu berperan sebagai penjaga nilai-nilai di masyarakat dan terakhir harus berperan sebagai “Agent of Change” yaitu mahasiswa sebagai agen dari suatu perubahan.

Sementara itu, H.Junni Muslimin,S.Ag,MA ketika ditemui usai acara pembukaan, menyebutkan bahwa orientasi yang diikuti oleh 40 mahasiswa dari sepuluh kabupaten/kota itu selain untuk mewujudkan mahasiswa sebagai pelopor dalam bingkai bhineka tunggal ika juga dimaksudkan sebagai alat kontrol stabilitas perkembangan pemikiran dan nilai kerukunan hidup umat beragama khususnya di kalangan mahasiswa. 

Hal itu sangat beralasan karena menurut dia, mahasiswa sebagai dari kelompok elit masyarakat sekaligus sebagai bentuk pengabdian dari tri dharma perguruan tinggi harus memiliki andil yang signifikan dalam upaya mewujudkan kehidupan keagamaan di Indonesia. 

"Orientasi ini menjadi penting karena para peserta akan diberikan pemahaman secara holistis mengenai kehidupan keagamaan di Indoensia dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnnya," Ujarnya. 

Selain menggelar orientasi multikultural Mahasiswa Lintas Agama, sebelumnya Subbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Bengkulu juga menggelar orientasi multikultural tokoh agama, tokoh masyarakat serta penyuluh agama di Provinsi Bengkulu. 

Penulis : Jaja **
Redaktur: H.Nopian Gustari

Bagikan :