Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., mengisi tausiah pada kegiatan kultum Ramadan rutin, Senin (2
Bengkulu (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., mengisi tausiah pada kegiatan kultum Ramadan rutin yang dilaksanakan setelah salat zuhur berjemaah, Senin (22/2). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.
Dalam tausiyahnya, Kakanwil, Saefudin, menyoroti makna mendalam dari Ayat 183 tentang perintah puasa. Ia menjelaskan bahwa ayat tersebut menegaskan kewajiban puasa bagi orang beriman sebagaimana juga diwajibkan kepada umat terdahulu, dengan tujuan akhir untuk mencapai derajat ketakwaan.
Menurutnya, terdapat empat poin penting dalam ayat tersebut. Pertama, frasa “orang beriman” menunjukkan bahwa puasa diperuntukkan bagi mereka yang mampu mengendalikan hawa nafsu. Artinya, puasa bukan sekadar identitas keislaman, tetapi menuntut kualitas keimanan yang kuat.
Kedua dan ketiga adalah kata “kutiba” dan “siyam” yang bermakna kewajiban dan puasa. Ia menegaskan bahwa bagi orang-orang beriman, hukum berpuasa adalah wajib yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Keempat, tujuan utama dari kewajiban puasa adalah ketakwaan. Saefudin menjelaskan bahwa ibadah puasa merupakan proses pembinaan diri yang bertujuan menaikkan derajat spiritual seorang muslim, membentuk pribadi yang lebih taat, lebih berhati-hati dalam bertindak, serta semakin dekat kepada Allah SWT. Ketakwaan inilah yang menjadi indikator keberhasilan seseorang dalam menjalankan ibadah Ramadan.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ramadan, menurutnya, merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan berbagai nilai penting.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kepekaan sosial, menumbuhkan sikap dermawan, melatih kejujuran, serta membentuk kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan kultum rutin ini, diharapkan seluruh ASN Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dapat mengambil hikmah Ramadan tidak hanya pada aspek ibadah ritual, tetapi juga pada penguatan karakter dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.