Bengkulu (Humas) - Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, para Penyuluh Agama terus aktif memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada masyarakat, termasuk kepada anak dan remaja usia sekolah di wilayah binaannya masing-masing. Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi penyuluh agama, yakni memberikan penyuluhan dan bimbingan keagamaan serta pembangunan melalui pendekatan bahasa agama.
Pada Rabu, 4 Februari 2026, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Selagan Raya, yakni Marlius, S.Sos.I, Widya Hastuti, S.H.I, dan Reni Ahtora, S.E, melaksanakan kegiatan penyuluhan ke sejumlah sekolah tingkat SMP dan SD yang berada di Kecamatan Selagan Raya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama lintas sektoral sekaligus mempererat silaturahmi dengan pihak sekolah, agar terbangun sinergi yang baik dan keberadaan penyuluh agama semakin dikenal serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Selagan Raya, Helmison, S.Ag, menyampaikan apresiasi atas kinerja dan dedikasi para penyuluh agama yang secara konsisten memberikan pencerahan dan bimbingan kepada anak dan remaja usia sekolah di wilayahnya. Ia berharap kegiatan penyuluhan ini dapat terus digalakkan secara berkelanjutan.
“Saya sangat mengapresiasi peran aktif para penyuluh agama dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada generasi muda. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan memberi dampak positif bagi pembentukan karakter anak-anak kita,” ujar Helmison.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 47 Selagan Raya, Kawit, S.Pd., M.TPd, serta Kepala SD Negeri 04 Selagan Raya, Safrudin, S.Pd.I., M.Pd, menyambut baik kerja sama dan sinergitas yang telah terjalin dengan Penyuluh Agama KUA Kecamatan Selagan Raya.
“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dan penyuluhan agama yang rutin diberikan. Program ini sangat bermanfaat dalam membentuk akhlak karimah peserta didik serta meningkatkan pemahaman keagamaan mereka,” ungkap salah satu kepala sekolah.
Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama KUA Kecamatan Selagan Raya, Marlius, S.Sos.I, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) yang telah lama digalakkan sebagai bentuk kerja sama lintas sektoral.
“Melalui program BRUS ini, kami berharap dapat terjalin keakraban dengan pihak sekolah serta memotivasi siswa agar memiliki budi pekerti luhur, berakhlak mulia, dan pemahaman keagamaan yang semakin baik,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peran penyuluh agama semakin dirasakan manfaatnya dalam membina generasi muda yang religius, berkarakter, dan berakhlakul karimah di Kecamatan Selagan Raya