Rejang Lebong (Humas) — Mengawali bulan Februari yang jatuh pada hari Minggu, seluruh santri bersama para pembina asrama dan pengasuh pesantren melaksanakan khataman Al-Qur’an secara serentak di pagi hari. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan sebagai ikhtiar spiritual dalam menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.(01/02)
Khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan di lingkungan pesantren dan diniyah, melibatkan seluruh santri tanpa terkecuali. Suasana pagi yang tenang semakin menambah kekhidmatan lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama-sama.
Kepala Diniyah Takmiliyah Al Ma’arif Rejang Lebong, Ustadz Jamil, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan khataman ini bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter dan penguatan ruhani santri.
“Kami berharap kegiatan khataman Al-Qur’an ini dapat menjadi wasilah untuk menumbuhkan rasa cinta santri kepada Al-Qur’an. Tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tutur Ustadz Jamil.
Ia menambahkan bahwa membiasakan santri dengan Al-Qur’an sejak dini merupakan pondasi penting dalam membentuk pribadi yang berakhlakul karimah dan berjiwa Qur’ani.
Dukungan penuh juga datang dari MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong yang senantiasa bersinergi dengan diniyah dan pesantren dalam menguatkan budaya cinta Al-Qur’an di lingkungan pendidikan.
Pihak MA Darul Ma’arif NU menegaskan bahwa kegiatan seperti khataman Al-Qur’an ini sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Melalui kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam diri santri, menjadi cahaya dalam belajar, bersikap, dan bermasyarakat. (Amanatus Saniah)