PASCA PENGALIHAN HAJI, PEMBERDAYAAN RUMAH IBADAH MASUK ASTA PROTAS KEMENAG | MENAG DORONG ASN KEMENAG KUASAI AI BERBASIS NILAI KEAGAMAAN | KEMENAG MEMBUKA PMBM YAKNI SELEKSI MADRASAH NEGERI DAN SWASTA (JALUR PRESTASI, REGULER, DAN AFIRMASI): MARET S.D JULI 2026

Search

Kemenag Bengkulu Tegaskan Peran Persatuan di Kickoff Bola Gembira 2026

Kemenag Bengkulu Tegaskan Peran Persatuan di Kickoff Bola Gembira 2026

Bengkulu (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si. melalui Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) H. Arsan S. Ibrahim, M.H. menghadiri kegiatan Kickoff “Bola Gembira” 2026 yang dirangkaikan dengan senam bersama, Minggu (1/2), di Balai Buntar Bengkulu.

Kegiatan ini digelar serentak di 34 stasiun di seluruh Indonesia sebagai penanda dimulainya rangkaian perhelatan akbar sepak bola dunia tahun 2026 yang akan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang. Kickoff “Bola Gembira” menjadi simbol bahwa euforia sepak bola dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di stadion besar, tetapi hingga ke daerah-daerah.

Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan kehadiran negara dalam memberikan hiburan yang sehat, membangun semangat kebersamaan, serta menghadirkan kegembiraan bagi masyarakat. Acara diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan panggung hiburan, kuis interaktif, serta momen tiupan peluit pertama secara serentak sebagai tanda dimulainya perhelatan nasional tersebut.

Dalam kesempatan itu, H. Arsan S. Ibrahim menyampaikan bahwa kegiatan “Bola Gembira” memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat persaudaraan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita ingin memastikan bahwa kegembiraan dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat Bengkulu. Sepak bola menjadi medium pemersatu, memperkuat sportivitas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan lintas latar belakang,” ujar Arsan menyampaikan pesan Kakanwil.

Ia juga menegaskan bahwa perhelatan ini harus dimaknai lebih luas, termasuk sebagai peluang mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

“Bola Gembira bukan hanya soal pertandingan di lapangan, tetapi juga momentum bagi UMKM untuk naik kelas. Ekonomi masyarakat harus ikut bergerak dan ‘mencetak gol’ selama perhelatan ini berlangsung,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang positif bagi masyarakat untuk merayakan pesta sepak bola dunia dengan penuh kegembiraan, menjaga sportivitas, serta mempererat persaudaraan di Bumi Merah Putih.


Kategori: Kehumasan
Fotografer: Endang Saputra

Layanan WA
WA Kami