PASCA PENGALIHAN HAJI, PEMBERDAYAAN RUMAH IBADAH MASUK ASTA PROTAS KEMENAG | MENAG DORONG ASN KEMENAG KUASAI AI BERBASIS NILAI KEAGAMAAN | KEMENAG MEMBUKA PMBM YAKNI SELEKSI MADRASAH NEGERI DAN SWASTA (JALUR PRESTASI, REGULER, DAN AFIRMASI): MARET S.D JULI 2026

Search

Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran 2026 - 2027, Kakanwil: Anggaran Harus Memberi Dampak Nyata bagi Umat

Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran 2026 - 2027, Kakanwil: Anggaran Harus Memberi Dampak Nyata bagi Umat

Medan (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., menegaskan komitmen penguatan tata kelola anggaran yang berdampak dan akuntabel dengan menghadiri Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026–2027, Jumat (30/1), di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Medan.
 
Forum nasional ini menjadi ruang strategis bagi Kementerian Agama dalam mengunci arah kebijakan perencanaan dan penganggaran agar selaras dengan prioritas pembangunan nasional serta menjawab kebutuhan nyata masyarakat di daerah. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, M.Si., serta seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia.
 
Dalam keterangannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu menekankan bahwa perencanaan dan penganggaran ke depan tidak lagi bisa berjalan normatif, melainkan harus tajam, terukur, dan berorientasi hasil.
 
“Perencanaan dan penganggaran adalah instrumen kebijakan. Jika tidak disusun dengan presisi, maka program tidak akan berdampak. Karena itu, koordinasi nasional ini penting untuk memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan umat dan meningkatkan kualitas layanan Kementerian Agama,” tegas Saefudin.
 
Ia menambahkan, Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu siap mengawal implementasi kebijakan pusat melalui penganggaran berbasis kinerja, dengan memastikan setiap program memiliki tujuan yang jelas dan manfaat langsung bagi masyarakat.
 
“Bagi kami di daerah, forum ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi momentum menyelaraskan visi pusat dan daerah agar perencanaan 2026 dan rencana awal 2027 lebih realistis, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian Saefudin.

Kategori: Subbag PDI
Fotografer: Endang Saputra

Layanan WA
WA Kami