Bengkulu (Informasi dan Humas), Kepala KUA Pino Raya Wahidin S.Pd.I mengimbau seluruh penyuluh agama honorer (PAH) untuk kembali mengaktifkan gerakan Maghrib mengaji (Gemmar). Peran PAH dinilai ujung tombak dalam mengedepankan aspek moralitas para santri atau pelajar khususnya anak-anak. “Peran PAH cukup penting, jadi diminta aktifkan kembali Gemmar,” kata Wahidin.
Gemmar yang merupakan terobosan dan program Kanwil Kemenag Bengkulu itu dapat sukses dan tercapai bila mana semua elemen juga ikut andil. Menurut Wahidin, bukan saja terletak pada PAH itu sendiri, melainkan peran serta orangtua, masyarakat dan pemerintah juga tidak kalah pentingnya. “ Kalau semua ikut andil, jelas akan tercapai substansi tujuan,” ujar Wahidin.
Perlu diketahui dan disadari, pada jam ba’dah shalat maghrib, faktor siaran elektronik cukup menjadi perhatian. Dimana, pada jam-jam itu hampir semua siaran elektronik menampilkan agenda atau serial yang fokusnya kepada anak. Menyikapi hal ini, diperlukan peran orangtua, untuk dapat mengajak serta membimbing anak mengaji. “ Matikan dulu siaran televisi, sebelum ataupun sesudah magrib, isi dengan mengaji atau membaca Al-qur’an,” ujar Wahidin. (salim/humas)
Redaktur : H. Nopian Gustari