Hilal di Provinsi Bengkulu Belum Terlihat, Kakanwil: Umat Muslim Harus Saling Menghormati Atas Setiap Keputusan Yang Diambil

Bengkulu (Humas) - Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melalui Bidang Urusan Agama Islam (Urais) mengadakan kegiatan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1445 H/2024 Masehi di Rooftop Mess Pemda Provinsi Bengkulu, Minggu (10/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Provinsi Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I., M.M., Ketua BMKG Bengkulu, Ketua PA Bengkulu, Rektor UINFAS Bengkulu, para pimpinan Ormas Islam Provinsi Bengkulu, serta pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu beserta jajarannya.

Dalam laporannya Kabid Urais Pahrizal, S.Sos., M.Si. selaku penanggungjawab kegiatan menyampaikan bahwa saat ini ketinggian hilal di Provinsi Bengkulu baru di ketinggian 0 derajat 49 menit 33 detik dan akan dimulai pemantauan hilal pada pukul 18 lewat 25 menit 27 detik hingga pukul 18 lewat 30 menit 40 detik dengan lama pemantauan selama 5 menit 15 detik.

"Sesuai dengan surat Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI tentang rukyatul hilal penentuan awal ramadan 1445 H/2024 M, nantinya hasil pengamatan hilal ini nanti akan kita laporkan ke Badan Hisab Rukyat Pusat dalam hal ini Kementerian Agama RI" sampai Pahrizal.

Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama Kakanwil M.Abdu menjelaskan bahwa dalam pemantauan hilal nanti semoga tidak ada perbedaan awal ramadan, namun kalaupun ada perbedaan harus saling menghargai dan menghormati atas setiap keputusan yang diambil.

“Untuk itu, bagi kita sesama umat muslim, tentunya kita akan selalu menjaga dan memperkokoh tali silaturahim, karena yang terpenting adalah  bagaimana kita menjalankan ibadah puasa tahun ini dengan hati yang tulus dan ikhlas semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT” pesan Kakanwil.

M. Abdu juga menmbahkan pelaksanaan rukyatul hilal setidaknya ada 4 tujuan yang ingin dicapai, pertama agar umat musli nyaman dalam melaksanakan ibadah puasa, kedua agar dapat diketahui dengan jelas posisi hilal di Provinsi Bengkulu sebagai penentu awal Ramadan, ketiga memupuk rasa kebersamaan dalam membina ukhuwah islamiyah menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, serta keempat sebagai bahan pedoman Kemenag RI dalam menentukan awal Ramadan.

“Mudah-mudahan hasil rukyatu hilal kita sore ini akan menjadi salah satu rujukan Kementerian Agama RI dalam menentukan awal Ramadan 1445 H/2024 M” harap M. Abdu.

Hadir dan membuka kegiatan rukyatul hilal Gubernur Provinsi Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengucap terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses melihat penampakan hilal ini.

“Kepada Kanwil Kemenag Bengkulu yang telah menginisiasi kegiatan ini tentunya mempedomani dari Kemenag RI, dan kepada BMKG yang telah mendukung dengan penyediaan alat-alat untuk melihat posisi hilal, dan tentunya kepada oramas-ormas Islam yang terlibat, seperti LDII sore ini ikut menyediakan dukungan alat” ucap Rohidin.

Kegiatan dilanjutkan dengan melihat posisi hilal yang diarahkan oleh pihak BMKG dan disaksikan langsung oleh Gubernur Bengkulu didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Bengulu tepat pukul 18.25 WIB, namun hingga terbenamnya matahari Hilal tak kunjung Nampak karena posisi ketinggian masih di titik 0,8 derajat.

Untuk diketahui, kriteria penentuan awal Ramadan menurut persatuan Menteri Agama Berunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) adalah ketinggian hilal berada pada 3 derajat.


TERKAIT

Islam LAINNYA