Seluma (Humas)- Kegiatan pelatihan Editing video kreatif penyuluh agama Se-kabupaten Seluma yang digelar di ruangan Aula Kemenag Kabupaten Seluma Pada Jum'at pagi (21/02) dihadari utusan dari KUA kecamatan Seluma yaitu, Fitry Junita Sari,S.Sos Yunida Yulistri,S.H.I dan Simpurman,S.Ag.
Pada kegiatan tersebut diawali dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga dilanjutkan pada tahap Simbolis pembagian Sertifikat pelatihan.
Pada kesempatan pelatihan tersebut dibuka langsung secara resmi Oleh kepala kantor kementerian Agama kabupaten Seluma H. Heriyansyah,S.Ag.,M.H dan
didampingi Kasi Bimas Islam Nanang Hermanto,M.H yang juga bertindak sebagai ketua panitia pada pelatihan tersebut dan Narasumber Kelvin,S.Kom.
Dengan resminya acara di buka oleh Kepala Kemenag kabupaten Seluma adapun laporan dari ketua panitia
"Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 30 orang dan para penyuluh yang hadir ialah pilihan yang dinilai aktif pada media sosial" Ucap Nanang.
Dengan adanya pelatihan berbasis Teknologi yang mengikuti Zaman di harapkan agar Penyuluh Agama dapat mensyiarkan Dakwah tidak hanya dari masjid ke masjid, namun mampu mensyiarkan melalui Platform media Sosial.
Kemudian dalam sambutan Kepala Kemenag kabupaten Seluma beliau berpesan pada para penyuluh harus mampu menangkap isu-isu yang sedang terjadi pada masyarakat. Terkhusus isu-isu yang dapat menyebabkan penyimpangan dalam beragama
"Maka dengan diadakan pelatihan agar para penyuluh memberikan edukasi berbasis agama sesuai dalil yang bersumber pada Al-Qur'an dan Hadits yang mampu menerpa isu-isu konflik keagamaan,sesuai program dari pemerintah yaitu moderasi beragama"Ungkapnya.
Lebih lanjut pada pelatihan tersebut Narasumber yang memberikan materi tampak dengan serius memberikan materi Editing bahkan membagikan tips-tips agar video menjadi menarik
"Kenali sasaran yang akan di tujukan,Pengambilan video dengan melihat berbagai sisi angle serta tahap editing yang menjadi penentu hasil suatu karya."Ucap Kelvin.
Adapun realisasi setelah pelatihan ini agar kiranya dapat berjalan, bahkan nantinya akan diadakan ajang perlombaan.(Eka/fjs)