Kota Bengkulu (Humas) - Tim Zona Integritas (ZI) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bengkulu (Kobe) turut serta dalam kegiatan pelaksanaan Penilaian Mandiri Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Survei Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK), dan Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP) dalam rangka Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung secara Daring yang dilaksanakan bertempat di Ruang Guru MTsN 1 Kota Bengkulu dan diikuti oleh satuan kerja yang menjadi calon Pilot Project Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Kamis (27/02).
Kegiatan ini di ikuti oleh Penanggung Jawab Tim ZI MTsN 1 Kota Bengkulu, Helma Yanti, M.Pd, Ketua Tim ZI, Novita Lestari, S.H., M.H, Tim Akuntabilitas, Chrislia Mita Pramesty, S.Pd dan Tim Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), Irawati Nasri, S.Pd.
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah, termasuk MTsN 1 Kota Bengkulu, telah menerapkan prinsip akuntabilitas kinerja, transparansi, dan kualitas layanan publik. Penilaian mandiri ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih dan berintegritas.
Dalam kesempatan ini, Kepala MTsN 1 Kota Bengkulu, Diniah, M.Pd.Si. menyampaikan bahwa keikut sertaan Tim ZI dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen madrasah dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami berupaya maksimal dalam menerapkan prinsip zona integritas agar MTsN 1 Kota Bengkulu dapat menjadi madrasah yang unggul dalam pelayanan publik dan bebas dari praktik korupsi". Ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai tahapan kegiatan, mulai dari pembukaan oleh Kepala Bagian Tata Laksana, arahan dari Kepala Biro Ortala, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian oleh Sekretaris Itjen tentang potret dan permasalahan evaluasi ZI tahun 2024, serta persiapan penilaian TPI tahun 2025, dilanjutkan dengan penjelasan Penilaian Mandiri SAKIP Tahun 2025 oleh Tim Penguatan Akuntabilitas TPP Setjen, kemudian penjelasan pelaksanaan Survei IPAK dan IPKP 2025 oleh Tim Penilai Pendahuluan dan Tim Penilai Internal, dan yang terakhir penutupan.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bengkulu dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik, serta semakin dekat dengan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Komitmen untuk terus berbenah dan melakukan inovasi menjadi langkah utama dalam mendukung terwujudnya reformasi birokrasi di lingkungan madrasah.
Dengan adanya penilaian mandiri ini, MTsN 1 Kota Bengkulu semakin optimis dalam mencapai standar integritas yang tinggi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan peserta didik.
(MTsN1KoBe/PopiHumas)