Dirjen Bimas Islam Kukuhkan Pengurus Wilayah Majelis Da’i Kebangsaan Provinsi Bengkulu

Bengkulu (Humas) Eksistensi Da’i Kebangsaan adalah perwujudan dari implementasi nilai Pancasila Sila Pertama , Ketuhanan Yang Maha Esa. artinya da’i kebangsaan mempunyai misi untuk mensyiarkan islam dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.  Hal ini di sampaikan  oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, MM dalam acara Pengukuhan Pengurus Wilayah Majelis Dai Kebangsaan Provinsi Bengkulu, Selasa, (6/6)

Acara Pengukuhan Pengurus Wilayah Majelis Dai Kebangsaan Provinsi Bengkulu dihadiri oleh Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. H. Komaruddin Amin, MA, Gubernur Bengkulu yang di wakili oleh Sekda Provinsi Bengkulu, Direktur Penais, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bengkulu, serta pejabat Eselon III dijajaran  Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Muhammad Abdu, S.Pd.I, MM menyanyampaikan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu berupaya keras untuk mendorong peran yang lebih luas dari para da’i dalam pembangunan bidang agama. Karena itulah Kementerian Agama tidak berhenti untuk membuka diri dan proaktif melakukan pembinaan terhadap seluruh para da’i yang ada di Provinsi Bengkulu. Mencermati fenomena saat ini maka Kementerian Agama Provinsi Bengkulu fokus kepada persoalan-persoalan penting yang memiliki dampak besar bagi upaya pemerintah membangun keutuhan bangsa.

H. Muhammad Abdu selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu berharap dan tentu menjadi harapan kita semua, bahwa Pengurus Wilayah Da’i Kebangsaan Provinsi Bengkulu ini bisa menjadi agen penjaga nila-nilai moderasi di Provinsi Bengkulu. Sebagaimana dinyatakan oleh Bapak Menteri Agama RI bahwa da’i kebangsaan adalah benteng dakwah Islam Indonesia dan disebut sebagai organisasi serta mitra pemerintah yang dapat memberikan sumbangsih dalam membangun dan merawat moderasi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“Da’i kebangsaan ini menjadi tauladan bagi masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai islam yang damai dalam kehidupan sehari-hari. artinya para da’i jangan hanya bisa ceramah saja tapi tidak bisa mempraktekkan nilai-nilai Islam tersebut dalam kehidupan sehari-hari. karena pada hakikatnya dakwah bil hal itu lebih efektif dari dakwah bil lisan,” ujar Kakanwil

Sementra itu Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Sekda Provinsi Bengkulu memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan pengurus wilayah majelis dai kebangsaan Provinsi Bengkulu, untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada bapak Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu H. Muhammad Abdu, S. Pd. I, MM beserta jajaran yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.

Selanjutnya Gubernur Bengkulu berpesan kepada  para Da’i ketika berdakwah da’i senantiasa berdakwah dengan santun dan bijak, artinya para da’i itu mempunyai visi dan misi mengajak bukan mengejek, merangkul bukan memukul, meyayangi bukan membenci. ketika para da’i bisa melaksanakan tugas tersebut nilai – nilai islam yang rahmatan lil alamin akan bisa membumi khususnya di Provinsi Bengkulu ini.

Selamat atas dikukuhkannya pengurus wilayah da’i kebangsaan Provinsi Bengkulu, semoga bisa mensyiarkan islam yang moderat/wasathiyah di bumi raflesia tercinta ini

Sementara itu ketua panitia  kegiatan H. Arsan S.Ibrahim, M.HI menyampaikan peserta yang akan dikukuhkan sebagai pengurus wilayah da’i kebangsaan adalah sebanyak 40 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu, Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 06 Juni 2023 di Hotel Mercure Bengkulu,   terlebih dahulu diadakan penyampaian materi oleh nara sumber, dari Kapolda Bengkulu dengan tema Urgensi dakwah islam yang moderat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Korem Gamas 041 Bengkulu dengan judul materi meneguhkan kembali wawasan kebangsaan dalam mewujudkan da’i cinta tanah air, dan ketua MUI Prov. Bengkulu menyampaikan materi tentang  implementasi nilai-nilai islam wasathiyah dalam bingkai NKRI.


TERKAIT

Wilayah LAINNYA