Bengkulu Tengah, (Humas) - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman akan ajaran Islam dan menginspirasi etika serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari, Penyuluh Agama Islam PPPK (Pegawai Perjanjian Kerja) Kecamatan Pematang Tiga diundang sebagai penceramah utama dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di SMU Negeri 07 Kecamatan Pematang Tiga pada Rabu, 04 Oktober 2023, pukul 09.00. (05/10/2023).
Acara ini dihadiri oleh siswa-siswi SMU 07 Pematang Tiga dan staf pengajar, serta beberapa tokoh masyarakat setempat. Penyuluh Agama Islam PPPK, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang Islam, diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga kepada peserta acara.
Dalam Ceramahnya , Penyuluh Agama Islam PPPK menggarisbawahi pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam etika dan akhlak sehari-hari. Beliau merujuk kepada ayat Al-Quran Surat Al-Ahzab (33:21), yang mengingatkan kita tentang keagungan karakter Nabi Muhammad SAW sebagai teladan yang sempurna.
Penyuluh Agama Islam PPPK juga menekankan bahwa etika dan akhlak yang baik adalah aspek penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks saat ini. Beliau menjelaskan konsep kasih sayang, kejujuran, kesabaran, dan keramahan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai nilai-nilai yang harus dipegang teguh.
Selain itu, acara Maulid ini juga memberikan kesempatan kepada siswa-siswi SMU 07 Pematang Tiga untuk menghormati dan memahami sejarah serta kehidupan Nabi Muhammad SAW melalui berbagai kegiatan seperti pembacaan shalawat, ceramah, dan pembacaan puisi.
Kepala SMU 07 Pematang Tiga,, menyambut baik acara ini dan mengucapkan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam PPPK atas kontribusinya dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada generasi muda. Beliau juga berharap bahwa acara seperti ini akan menjadi wahana yang bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan keimanan siswa-siswi SMU 07 Pematang Tiga.
Acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada peserta untuk menjadikan ajaran dan teladan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga etika dan akhlak yang baik dalam setiap tindakan dan interaksi mereka dengan sesama.