Kemenag Kirim Dua Dai Moderat, Ke Pulau Enggano

Kabid Penais H. Arsan Suryani Ibrahim disela-sela acara pelepasan 50 dai moderat ke wilayah 3T di Jakarta.

JAKARTA (HUMAS) --- Kementerian Agama mengirim 500 penceramah atau dai moderat ke wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Khusus di Provinsi Bengkulu, akan dikirimkan 2 (dua) dai ke Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara.  

Program besutan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ini rutin dilaksanakan setiap Ramadan, yang memang ditugaskan untuk berdakwah memberikan edukasi positif kepada umat di Pulau terluar Provinsi Bengkulu tersebut.

Dua dai tersebut adalah, Ustad Abdul Latif dari Provinsi Banten, Ustad Ahmad Syauqu dari Depok.

Kepala Bidang Penais Zawa Drs. H. Arsan Suryani Ibrahmi.,M.H mewakili Kakanwil Kemenag Dr. H. Muhammad Abdu.,S.Pd.I,M.M mengungkapkan, kedua dai tersebut akan tiba di Bumi Raflesia pada hari Jum'at tanggal 1 Maret 2024, yang akan dilepas langsung oleh Kakanwil Kemenag Dr. H. Muhammad Abdu.

''Program ini merupakan tanggung jawab Kemenag dalam pemerataan layanan keagamaan. Terutama dalam penguatan pemahaman keagamaan moderat,’’ ungkap Arsan di Jakarta. Kamis malam, (29/2/2024).

''Selain itu, program ini juga bertujuan untuk peningkatan pemahaman dan pengamalan agama Islam yang moderat di masyarakat,’’ lanjut Arsan lagi.

Dengan demikian, Arsan berharap dukungan dari masyarakat di Pulau Enggano. Terutama dalam memberikan bimbingan membaca al-Qur’an, pemahaman tentang ketauhidan dan wawasan fikih ibadah yang masih rendah, serta aspek-aspek muamalah-perekonomian Islam yang masih kurang dikenalkan.

‘’Program ini menjadi salah satu target pelayanan program 500 dai,’’ tuturnya.

“Artinya butuh sinergi dan kolaborasi, sehingga dengan membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta melestarikan budaya khususnya di Pulau Enggano yang memang memiliki beragam dan kaya potensi ragam budaya,” demikian Arsan.


TERKAIT

Wilayah LAINNYA