Bengkulu Tengah (Inmas)- Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tingkat Nasional Tahun 2017 resmi dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang bertempat di hotel Royal Kuningan Jakarta, 21/11/2017.
Kegiatan yang bertajuk Silaturahmi Nasional Tokoh Agama dan Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) ini diikuti oleh seluruh pengurus FKUB Provinsi yang tersebar diseluruh Indonesia, termasuk perwakilan FKUB Provinsi Bengkulu tingkat Kabupaten Kota.
Dalam sambutannya Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa FKUB ada sebuah organisasi yang dapat menyemai benih-benih kedamaian dan merupakan sebuah organisasi khas juga unik karena disinilah tempat kumpulan majelis-majelis agama, dimana dalam majelis agama adalah para tokoh agama.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran dan fungsi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Hal in ditegaskan Menag saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Tahun 2017 dan Silaturahmi Nasional Tokoh Agama di Jakarta, Senin (27/11), seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama.
Ka.KUA Talang Empat Abdul Pani, S.Ag yang juga menjabat sebagai Sekretaris FKUB Kabupaten Bengkulu Tengah juga menyampaikan komitmennya akan memperkuat peran dan fungsi FKUB dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah.
Hal ini disampaikannya sesaat setelah mengikuti penyampaian materi dari Menteri Agama.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk meyakinkan kepala daerah agar memiliki komitmen dan pemahaman yang sama tentang pentingnya FKUB” Ujar Abdul Pani.
“Kondisi sosial masyarakat yang heterogen mulai dari sisi etnis, bahasa, kultur, dan agama merupakan kekayaan bangsa dalam menunjang tujuan pembangunan. Namun heterogenitas juga dapat memicu gesekan dan konflik horizontal antar elemen masyarakat. Maka para pemimpin agama dan pemerintah selaku regulator wajib menjaga kerukunan umat beragama,” imbuhnya. (Bobi)