Kota Bengkulu (Humas)-Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Muara Bangkahulu menggelar kegiatan Manasik Haji Tahun 2025/1446 H, Kamis 27 Februari 2025, yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu, Dr. H. Sipuan, S.Ag., MM. Acara ini berlangsung di Masjid Besar Al-Barakah dengan dihadiri oleh Kepala KUA Muara Bangkahulu Rudian, S.Ag., M.H., para panitia, serta seluruh Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat tahun 2025 ini.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Aslen Yumarni, S.Pd., dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh H. Dimyati, S.Ag., M.H. Sebagai laporan awal, Ketua Panitia, Rudian, S.Ag., M.H. menyampaikan bahwa Manasik Haji ini bertujuan memberikan bimbingan kepada calon jamaah agar memahami seluruh rangkaian ibadah haji, baik dari aspek tata cara, persiapan fisik, maupun mental.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Dr. H. Sipuan, S.Ag., MM., menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai ibadah Haji agar jamaah dapat melaksanakan rukun Islam kelima ini dengan sempurna.
"Manasik Haji adalah langkah awal dalam mempersiapkan diri sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Pemahaman yang baik akan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan tertib, lancar, serta sesuai tuntunan syariat". Ujarnya.
Setelah secara resmi membuka kegiatan Manasik Haji Tahun 2025, Dr. H. Sipuan, S.Ag.,MM. langsung menyampaikan materi sesi pertama mengenai Siklus Keberangkatan Haji. Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan alur perjalanan Haji, mulai dari persiapan di tanah air, embarkasi, kedatangan di Arab Saudi, puncak ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, hingga proses pemulangan kembali ke tanah air.
Memasuki sesi kedua, materi dilanjutkan oleh Drs. H. Abu Bakar, M.HI., yang membahas akhlak jamaah dan budaya Arab Saudi. Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya menjaga akhlak selama di tanah suci, baik dalam beribadah maupun dalam interaksi dengan sesama jamaah serta masyarakat setempat.
"Jamaah harus memahami bahwa mereka menjadi tamu Allah di tanah suci. Oleh karena itu, sikap sabar, tawadhu, serta saling menghormati sangat diperlukan, terlebih mengingat perbedaan budaya yang ada di Arab Saudi". Tuturnya.
Diharapkan dengan adanya bimbingan ini, para Calon Jamaah Haji dari Kecamatan Muara Bangkahulu dapat menjalankan ibadah dengan baik, sesuai dengan tuntunan syariat, serta memahami tata tertib selama berada di Tanah Suci. (Lia/PopiHumas)