Kepahiang (Humas) – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh keluarga besar MTsN 01 Kepahiang sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan spiritual dan karakter siswa melalui kegiatan tausiyah keagamaan yang rutin dilaksanakan selama Ramadan, Rabu (11/03/2026).
Dalam salah satu sesi tausiyah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Ali Hanafia, S.Pd.I, menyampaikan materi tentang keistimewaan bulan Ramadan serta pentingnya memanfaatkan bulan penuh berkah tersebut dengan memperbanyak amal ibadah.
Di hadapan para siswa, ia menjelaskan bahwa Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia karena pada bulan inilah ayat suci Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.
“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi manusia. Karena itu, di bulan Ramadan ini kita dianjurkan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memperbanyak membaca dan memahami maknanya,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para siswa tentang keutamaan malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang memiliki nilai ibadah yang sangat besar.
“Pada malam Lailatul Qadar, setiap amal ibadah yang kita lakukan nilainya lebih baik dari seribu bulan. Ini adalah kesempatan luar biasa yang tidak boleh kita sia-siakan,” jelasnya.
Ali Hanafia juga menambahkan bahwa pada bulan Ramadan setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, sehingga umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan berbagai bentuk ibadah, baik yang bersifat wajib maupun sunnah.
Menurutnya, Ramadan juga dikenal sebagai bulan penuh ampunan, sehingga menjadi waktu yang tepat bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri dan memperbanyak istighfar.
“Perbanyaklah ibadah, walaupun sedikit tetapi dilakukan secara terus-menerus. Konsistensi dalam beribadah itulah yang akan membawa keberkahan dalam hidup kita,” pesannya kepada para siswa.
Kegiatan tausiyah Ramadan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan di MTsN 01 Kepahiang yang bertujuan menanamkan nilai-nilai spiritual serta membentuk karakter religius peserta didik selama bulan suci Ramadan. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya memahami keutamaan Ramadan secara teori, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai ibadah dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.(Fadhli)