PASCA PENGALIHAN HAJI, PEMBERDAYAAN RUMAH IBADAH MASUK ASTA PROTAS KEMENAG | MENAG DORONG ASN KEMENAG KUASAI AI BERBASIS NILAI KEAGAMAAN | KEMENAG MEMBUKA PMBM YAKNI SELEKSI MADRASAH NEGERI DAN SWASTA (JALUR PRESTASI, REGULER, DAN AFIRMASI): MARET S.D JULI 2026

Search

Magha Puja dan Cap Go Meh 2026, Kakanwil Dorong Perkuat Dhamma untuk Bengkulu Harmoni

Magha Puja dan Cap Go Meh 2026, Kakanwil Dorong Perkuat Dhamma untuk Bengkulu Harmoni

Kakanwil, Saefudin, saat menyampaikan sambutan pada Perayaan Magha Puja 2569 Tahun Buddha yang dirangkaikan dengan Cap Go Meh 2026 di Vihara Buddhayan

Bengkulu (Humas) – Perayaan Hari Raya Magha Puja 2569 Tahun Buddha yang dirangkaikan dengan Cap Go Meh 2026 di Vihara Buddhayana, Selasa (3/3/2026), menjadi momentum penguatan spiritualitas sekaligus peneguhan harmoni lintas umat beragama di Provinsi Bengkulu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas kekhidmatan serta partisipasi aktif umat Buddha dalam memaknai hari suci tersebut. Ia menegaskan bahwa Magha Puja bukan sekadar peringatan historis, melainkan ruang refleksi untuk memperdalam penghayatan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan nyata.

“Magha Puja mengajarkan kita untuk menyucikan hati dan pikiran, memperbanyak kebajikan, serta menahan diri dari perbuatan yang merugikan. Nilai-nilai ini relevan tidak hanya bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan berkeadaban,” tegas Saefudin.

Menurutnya, pesan moral dalam peringatan Magha Puja selaras dengan semangat Kementerian Agama dalam merawat kerukunan dan memperkuat moderasi beragama. Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh persaudaraan, baik di internal umat Buddha maupun dalam relasi antarumat beragama di Bengkulu.

Sementara itu, Sangha Agung Wilayah Sumatra Bagian Selatan, Bhikkhuni Badra Adhi Citta, menjelaskan bahwa Magha Puja memperingati empat peristiwa agung dalam kehidupan Gautama Buddha, yakni berkumpulnya 1.250 bhikkhu tanpa undangan, seluruhnya telah mencapai tingkat kesucian Arahat, ditahbiskan langsung oleh Sang Buddha, serta pembabaran Ovada Patimokkha yang berisi prinsip moral universal, yaitu tidak berbuat jahat, menambah kebajikan, dan menyucikan hati serta pikiran.

Perayaan tahun ini juga diisi dengan aksi sosial yang mencerminkan kepedulian lintas komunitas. Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Warlan, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan meliputi pembagian takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa serta penanaman pohon di area makam Tionghoa. Kegiatan tersebut menjadi simbol penguatan nilai kebajikan dan harmoni sosial.

Peringatan Magha Puja yang bertepatan dengan Cap Go Meh ini kembali menegaskan wajah Bengkulu sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman.


Kategori: Budha
Fotografer: Endang Saputra

Layanan WA
WA Kami