Bengkulu (Humas) – Gerhana Bulan Total yang terjadi pada Selasa, (3/3) bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 H tidak hanya dimaknai sebagai fenomena astronomi, tetapi juga sebagai ruang pembinaan spiritual bagi aparatur. Pada momentum tersebut ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melaksanakan Salat Gerhana (Khusuf Al-Qamar) berjamaah di Aula Kanwil.
Salat gerhana dilaksanakan setelah Salat Maghrib dan diikuti oleh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu. Untuk wilayah Bengkulu, puncak gerhana terjadi pada pukul 18.33 WIB dan berakhir pada pukul 20.17 WIB. Pelaksanaan ibadah disesuaikan dengan waktu terjadinya fenomena tersebut.
Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si.menegaskan bahwa gerhana merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang harus direspons dengan penguatan iman dan ketakwaan, terlebih di bulan suci Ramadan.
“Gerhana ini mengingatkan kita bahwa seluruh tatanan alam bergerak dalam kuasa Allah SWT. Sebagai ASN Kementerian Agama, kita tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga kokoh secara spiritual. Momentum ini menjadi sarana muhasabah agar pengabdian kita semakin bernilai ibadah,” ujarnya.
Saefudin menambahkan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan syiar Islam dan memastikan pelaksanaan ibadah sunnah seperti Salat Gerhana dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sesuai dengan waktu terjadinya gerhana di masing-masing daerah.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh Dr. H. Rahman Umar, M.Pd. Dalam khotbahnya, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak zikir, doa, istighfar, dan shalawat sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berpikir.
"Zikir dan fikir dalam merenungi gerhana bulan menjadi sarana mengambil hikmah bahwa kehidupan berjalan sepenuhnya atas kehendak-Nya, sehingga manusia dituntut untuk selalu rendah hati dan taat," Jelas Rahman dalam khotbahnya.
Kegiatan tersebut diawali dengan buka puasa bersama sebagai bagian dari rangkaian ibadah Ramadan. Momentum ini mempertegas komitmen Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dalam membangun ASN yang religius, reflektif, dan menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat.