kegiatan pembinaan kehumasan yang diikuti jajaran satuan kerja, KUA, dan madrasah di lingkungan Kemenag Kepahiang, Senin (02/03/26).
Kepahiang (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang menegaskan bahwa kehumasan kini menempati posisi strategis dalam organisasi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kakankemenag dalam kegiatan pembinaan kehumasan yang diikuti jajaran satuan kerja, KUA, dan madrasah di lingkungan Kemenag Kepahiang, Senin (02/03/26).
Menurutnya, paradigma humas saat ini tidak lagi sekadar mendokumentasikan kegiatan, tetapi berperan sebagai jembatan antara satuan kerja dan masyarakat.
“Humas harus mampu bercerita dan menjembatani program lembaga kepada masyarakat. Citra kantor sangat ditentukan oleh bagaimana humas menjalankan fungsinya sebagai narahubung,” tegas Kakankemenag.
Dalam arahannya, Kakankemenag menjelaskan bahwa fungsi humas meliputi peran sebagai komunikator, pembangun citra positif, pengelola isu dan krisis, serta fasilitator komunikasi, termasuk dalam penyusunan teks pidato pimpinan dan profil kantor.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan perkembangan digital dan istilah-istilah kekinian agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Lebih lanjut, humas disebut memiliki peran sebagai penasehat manajemen melalui analisis opini publik. Masukan dan saran dari humas menjadi bahan pertimbangan sebelum pimpinan mengambil kebijakan yang berdampak luas.
“Pimpinan yang visioner tidak alergi terhadap masukan. Justru saran dari bawahan menjadi penguat dalam mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.
Kakankemenag juga mengingatkan bahwa insan humas harus memiliki pola pikir yang fleksibel dan tidak kaku. Di era modern, seluruh pegawai memiliki andil dalam mendukung kebijakan dan kegiatan lembaga.
“Humas harus humble, mampu mengelola komunikasi dengan baik, dan bisa merangkul semua pihak demi tercapainya tujuan organisasi,” pesannya.
Dalam kegiatan ini juga disampaikan sosialisasi terhadap Grapichs Standards Manual(GSM) Kemenag RI yang diwakili oleh tim Humas Kemenag Kepahiang Bella Salsabilah Alfazein, S.M,
“mohon Kerjasama dari rekan-rekan, sesuai arahan dari kanwil kita harus mampu membuat konten yang berdampak bagi masyarakat tidak hanya sekedar acara ceremonial, selain itu rekan2 perlu memperhatikan GSM Kemenag RI agar konten yang diterbitkan lebih professional”tuturnya
Diakhir kegiatan, diadakan sesi diskusi terkait hambatan dan kendala bagi kontributor berita tingkat KUA dan madrasah, para kontributor terlihat aktif menyampaikan saran dan masukan yang membangun demi citra masing-masing instansi.
Melalui kegiatan rutin tahunan ini, diharapkan komunikasi dan sinergitas antar kontributor berita dapat terjalin dengan, sehingga keterbukaan informasi dan kemudahan mengakses informasi bagi masyarakat semakin dirasakan. (Bella)