Kota Bengkulu (Humas) – Komitmen menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak kembali ditegaskan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melalui penutupan rangkaian Safari Ramadan bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu di Masjid Nur Iman, Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, Senin (2/3). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi penutup agenda, tetapi juga menghadirkan langsung paket bantuan bagi masyarakat serta penguatan sinergi lintas sektor.
Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjemaah yang diikuti masyarakat setempat, menjadi simbol bahwa kehadiran pemerintah tidak berhenti pada seremoni, tetapi menyatu dengan denyut kehidupan umat.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. Saefudin, S.Ag., M.Si., hadir langsung didampingi Kabid Penais Zawa serta Kepala Kemenag Kota Bengkulu. Safari dipimpin oleh Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E., dan turut dihadiri Wakil Gubernur, Wali Kota Bengkulu, Wakil Wali Kota Bengkulu, pimpinan instansi vertikal, Direktur Bank Bengkulu, Ketua Baznas, serta jajaran OPD.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat dan masjid, meliputi bantuan senilai Rp50 juta untuk Masjid Nur Iman, 50 paket sembako, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, serta bantuan kursi roda.
Sementara itu, Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu secara khusus menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan jadwal salat sebagai bentuk penguatan layanan keagamaan langsung kepada masyarakat. Bantuan ini menjadi penegasan peran Kemenag dalam memastikan kebutuhan spiritual umat tetap menjadi prioritas di tengah program pembangunan.
Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Saefudin, menyampaikan bahwa penutupan ini menandai rampungnya rangkaian Safari Ramadan yang telah menjangkau seluruh wilayah.
“Alhamdulillah, Safari Ramadan tahun ini telah kita tuntaskan di 9 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bengkulu. Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi ikhtiar bersama memastikan negara hadir menyapa umat hingga ke akar rumput,” tegas Saefudin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu atas kolaborasi yang terus diperkuat.
“Kami dari Kementerian Agama tentu mendukung penuh langkah Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sinergitas seperti ini harus terus dijaga, karena pelayanan kepada masyarakat tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dalam Safari Ramadan menunjukkan wajah birokrasi yang semakin responsif dan berdampak.
“Ketika pemerintah daerah, Kemenag, lembaga keuangan, dan seluruh stakeholder bergerak bersama, maka manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Inilah yang terus kita dorong,” pungkasnya.
Penutupan Safari Ramadan ini sekaligus menegaskan positioning Kanwil Kemenag Bengkulu sebagai institusi yang tidak hanya kuat secara program, tetapi juga nyata hadir di tengah umat dengan layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.