KANWIL ADAKAN PEMBINAAN MAJELIS TAKLIM, LASQI, NARKOBA DAN HIV/AIDS DI KEMENAG KAB/KOTA SE-PROVINSI BENGKULU

Bengkulu (Hukmas) -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Taufiqurrahman, SH, MAP di dampingi Kepala Bagian Tata Usaha Drs, H. Ramedlon, M. Pd dan Kepala Bidang Penamas Drs. H. Ramlan melaksanakan pembinaan Majelis Taklim, LASQI, Penanggulangan Narkoba dan HIV/AIDS di kemenag Kab/Kota se- Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan dari tangal 09 November sampai dengan 24 November 2010 yang diikuti oleh 90 orang peserta yang berasal dari pengurus LASQI, Majelis Taklim dan Risma yang ada di masing-masing kabupaten /Kota se- Provinsi Bengkulu Dalam Sambutannya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu mengatakan : diakuinya Majelis Taklim secara undang-undang menimbulkan sejumlah konsekuensi kepada lembaga ini. Di antaranya adalah tuntutan untuk meningkatkan kualitas baik secara kelembagaan maupun secara keilmuan. Secara kelembagaan, pengelolaan Majelis Taklim harus dilakukan dengan berlandaskan kepada manajemen. Secara keilmuan, Majelis Taklim dituntut untuk menjadikan dirinya sebagai taman ilmu bagi masyarakat terutama peserta didik yang belajar di Majelis Taklim itu. Oleh karena itu Majelis Taklim harus mampu meningkatkan pengetahuan peserta didik baik dalam hal keagamaan maupun aspek kehidupan sosial. Dengan kata lain bahwa Majelis Taklim juga harus menjadikan dakwah Islam sebagai kegiatan utamanya secara luas. Yang lebih penting lagi adalah pertumbuhan dan perkembangan majelis taklim harus pula diikuti oleh pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan di majelis taklim penyampaian ayat dan hadits sudah cukup, tetapi bagaimana hal ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan dan menjadi sebuah prilaku. Majelis Taklim merupakan sarana yang paling efektif untuk memperkenalkan sekaligus mensyiarkan ajaran Islam kepada masyarakat sekitar. Majelis Taklim bersifat terbuka sehingga menjadi lembaga pendidikan dan dakwah yang benar-benar dibutuhkan dalam pembinaan keagamaan oleh masyarakat luas. Kegiatan pendidikan dan dakwah yang dilakukan oleh Majelis Taklim mencakup pula upaya untuk menambah pengetahuan masyarakat khususnya para anggota. Kegiatan ini berbentuk pengajian-pengajian yang dilaksanakan secara teratur di bawah bimbingan seorang guru. Dengan kata lain Majelis Taklim mengajak masyarakat untuk melaksanakan ajaran agama dalam setiap sendi kehidupan. Dalam acara ini dilaksanakan juga pengukuhan pengurus LASQI oleh kepala kantor kementerian Agama Kabupaten/Kota se- provinsi Bengkulu masa bakti 2010-2015. Selanjutnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Mengharapkan kepada pengurus yang baru dikukuhkan untuk selalu memupuk Pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai seni yang Islami dan berbasis budaya lokal sehingga tidak akan terpengaruh oleh banyaknya industri-industri hiburan dan media yang menyajikan produk-produk informasi dan hiburan yang dapat merusak pola pikir masyarakat, sehingga dapat Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan Mengoptimalkan peran, tugas dan fungsi Siaran dan Tamaddun dalam menghimpun potensi seni qasidah dan sejenisnya untuk menjadikan seni qasidah sebagai salah satu strategi penyuluhan dan dakwah Islamiyah. Kepada para remaja Islam Masjid Kepala kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Mengharapkan supaya jangan mudah terpengaruh oleh budaya-budaya luar yang dapat merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena para remajalah yang akan melanjutkan kelangsungan keidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itulah pera remaja diharapkan harus bisa memfilterisasi budaya -budaya yang masuk akibat dari globalisasi dan transportasi yang serba cangih. Jangan sampai terjerumus kepada pergaulan bebas dan penyalagunaan Narkoba yang dapat menyebabkan terinfeksi Virus HIV/AIDS. Dalam rangka mencapai visi dan misinya, Kanwil Kementerian Agama melalui Program Peningkatan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan melaksanakan beberapa program untuk mewujudkan masyarakat Provinsi Bengkulu yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, dan sejahtera lahir batin.
Bagikan :