Kakanwil: Perjuangan Belum Berakhir

Bengkulu (Humas) -- Upacara peringatan 65 tahun kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2010 berlangsung cukup khidmat. Suara lantang komandan upacara, derap langkah tegap pengibar bendera, dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu Indonesia Raya menambah kekhidmatan upacara.
“Perjuangan belum berakhir, tongkat estafet perjuangan saat ini berada di genggaman kita”, demikian ujar Kakanwil H. Taufiqurrahman, SH, MAP pada upacara yang berlangsung dari pukul 07.30 s.d 08.30 WIB di halaman Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.
Selanjutnya Kakanwil menambahkan ”Proklamasi yang dikumandangkan 65 tahun yang lalu bukanlah hanya sekedar membebaskan rakyat Indonesia dari tangan penjajah, atau hanya ingin mewujudkan organisasi besar yang wilayahnya dari Sabang sampai Merauke, melainkan hanyalah merupakan alat untuk mencapai cita-cita bangsa dan tujuan negara membentuk masyarakat indonesia yang adil dan makmur”.
Pada akhir sambutannya, kakanwil menekankan supaya kita dapat mengisi kemerdekaan dengan berdedikasi tinggi pada lembaga kita. ”Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan penuh tanggung jawab di bidang tugas masing masing, penuh pengabdian dengan disiplin dan dedikasi yang tinggi kepada lembaga kita ini” ujarnya.
Seusai memberikan kata sambutan, Kakanwil menyematkan dua Penghargaan Satyalancana Karya Satya, Penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun disematkan kepada Drs.H. Ramlan yang saat ini bertugas di Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu sebagai Kasubbag Hukmas dan KUB, dan penyematan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada Suandani, S.Ag yang saat ini menjabat sebagai Kasi Pemberdayaan Masjid pada Bidang Penamas Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Bagikan :