Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2010 Di Kanwil Kemenag Prov. Bengkulu

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2010 Di Kanwil Kemenag Prov. Bengkulu

Bengkulu (Humas) -- Tepat pukul 07.30 WIB seluruh karyawan-karyawati Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2010 di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs. H. Ramedlon, M.Pd. Dalam amanatnya Pembina upacara membacakan Amanat Menteri Sosial RI Dr. Salim Segaf Al Jufri, MA yang mengajak seluruh komponen bangsa bersatu padu mengusir penjajah yang ingin berusaha menancapkan kembali kekuasaannya di bumi Indonesia. Oleh karena itu hari pahlawan seperti yang kita peringati pada hari ini dilaksanakan dengan mengedepankan upaya menumbuhkembangkan nilai kepahlawanan dan bagaimana kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya untuk kemudian diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, disamping itu Menteri Sosial juga mengajak seluruh komponen bangsa hendaknya dapat menjadikan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2010 dapat menjadikan momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan untuk mengatasi berbagai masalah yang melanda bangsa Indonesia. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, keterpencilan, sampai kepada bencana alam, serta masalah sosial lainnya, yang kesemuanya itu memerlukan perhatian dan keseriusan kita bersama untuk menanggulanginya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu H. Taufiqurrahman, SH, MAP menghadiri acara yang sama dengan unsur muspida, kepala dinas, badan, instansi, para pejuang dan komponen masyarakat di halaman Kantor Gubernur Bengkulu. Dilanjutkan ziarah ke Makam Pahlawan dan tabur bunga di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

Peringatan Hari Pahlawan yang mengangkat tema “Dengan Semangat Nilai Pahlawan, Kita Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial Nasional”, Menteri Sosial Dr. Salim Segaf Al Jufri, MA menekankan apabila seluruh elemen bangsa memiliki kesadaran untuk mengamalkan semangat nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, maka rasa kesetiakawanan sosial dengan sendirinya akan meningkat.

Diakhir sambutannya Menteri Sosial mengajak seluruh komponen bangsa untuk merapatkan barisan berjuang membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, sehingga bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa bermartabat yang dapat berdiri sejajar dengan Negara lain di dunia, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terus terjaga.

Bagikan :